VIRUS CORONA DI BATAM
10 Kecamatan di Batam Masih Zona Merah Covid-19, Wisata Pantai Terimbas Pandemi
Kondisi pandemi covid-19 juga berimbas pada wisata pantai yang sudah terkenal di Batam, Provinsi Kepri.
Sedangkan tingkat kasus aktif 9,3 persen, dan tingkat kematian 2,1 persen," ujar Ketua Bidang Kesehatan Satgas Penanganan Covid-19 Kota Batam, Didi Kusmarjadi dalam keterangan yang diterima TribunBatam.id, Minggu (6/6/2021).
Nasib Wisata Pantai Selama Pandemi
Pantai di sekitar Pulau Galang menjadi salah satu destinasi wisata yang sangat menarik untuk dikunjungi, baik oleh wisatawan lokal, nasional, hingga mancanegara.
Meski sejak adanya pandemi Covid-19, kegiatan-kegiatan di tempat wisata dibatasi dengan protokol kesehatan.
Namun ada beberapa tempat wisata yang masih bertahan tanpa menutup kegiatan operasionalnya.
Salah satunya adalah, Pantai Reviola yang terletak di Kelurahan Galang Baru, Kecamatan Galang, Kota Batam.
Minggu pagi, pantai yang berlokasi hampir di titik terujung pulau Galang ini ramai dikunjungi oleh wisatawan.
"Hari ini lumayan banyak yang datang, ada juga yang camping. Memang biasanya paling ramai di akhir pekan," ujar salah seorang pengawas tempat wisata Pantai Reviola, Ijas, Minggu (6/6/2021).
Akan tetapi, Ijas mengakui, kehadiran pengunjung di Pantai Reviola beberapa bulan terakhir ini berkurang sejak adanya pandemi Covid-19.
Pada mulanya, dalam satu hari di akhir pekan, Pantai Reviola pernah kedatangan lebih dari 3 ribu pengunjung dalam sehari.
Semenjak wabah virus Corona mulai merebak, segala aktivitas di pantai ini pun mulai dibatasi, dan bahkan sempat tutup untuk sementara waktu di masa-masa awal Covid-19.
"Pantai ini mulai buka 25 Desember 2019, beberapa bulan kemudian datang Covid-19, jadi kita merasakan ramai-ramainya itu cuma sebentar.
Habis itu pengunjung berkurang, dan kami juga sempat pernah tutup sebentar di masa awal Covid-19," jelas Ijas.
Kini, rata-rata jumlah pengunjung yang datang ke tempat wisata Pantai Reviola hanya berkisar 100 hingga 200 orang per hari di hari-hari biasa.
Dan di akhir pekan jumlah pengunjung tidak sampai mencapai 600 orang per hari.
"Ya apa boleh buat, yang namanya bencana kita tidak tahu kapan berakhir.
Yang penting kami di sini sudah siapkan protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah.
Tiap waktu kegiatan pengunjung juga selalu diawasi supaya tidak melanggar protokol kesehatan," tambah Ijas. (*/TRIBUNBATAM.id/Hening Sekar Utami)
Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google
Berita Tentang Virus Corona di Batam
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/wisata-pantai-batam-dan-pandemi.jpg)