Breaking News:

BATAM TERKINI

ATURAN BARU! Kini Tracing Pasien Covid-19 tak Pakai Swab Test Lagi, Ini Gantinya

Aturan baru! Pemerintah tak lagi melakukan penelusuran kontak erat (tracing) kepada orang yang berdekatan dengan pasien Covid-19. Apa gantinya?

TRIBUNBATAM.id/Roma Uly Sianturi
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam, Didi Kusmarjadi mengatakan saat ini yang sedang kontak erat dengan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 tak perlu swab test lagi. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Pemerintah tak lagi melakukan penelusuran kontak erat (tracing) kepada orang yang berdekatan dengan pasien Covid-19.

Saat ini, orang yang sudah kontak erat dengan pasien positif Covid-19 disarankan cukup hanya dengan isolasi mandiri (isoman). 

Seorang karyawan swasta di Batam, Lidya saat dirinya terpapar Covid-19, mengaku biaya test antigen dibebankan kepada para karyawan.

Dan saat dinyatakan positif Covid-19, untuk mendapat pemeriksaan swab test dengan cepat, harus membayar sendiri biaya pemeriksaannya.

“Dari awal antigen dan swab tanggung sendiri, tetapi makanan, minuman, obat, vitamin, buah-buahan dan lain-lain ditanggung pemerintah,” ujar Lydia yang kini telah sembuh dari Covid-19. 

Saat terkonfirmasi positif, Lydia sempat diwawancarai oleh petugas puskesmas Batam Kota, dan menyebutkan orang-orang yang kontak erat dengannya.

Baca juga: Sebut Satgas Covid-19 Batam Goblok di Media Sosial, Kini Rahmadaniansyah Menyesal

Dari nama-nama yang diberikan, salah satunya yaitu Rita teman satu gerejanya. 

“Saya beritahu teman saya si Rita supaya swab antigen, supaya menghindari penyebaran Covid-19,” katanya. 

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam, Didi Kusmarjadi mengatakan saat ini yang sedang kontak erat dengan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 cukup melakukan isolasi mandiri.

Lantas bagaimana dengan perusahaan?

Didi menjelaskan perihal upaya tracing di lingkungan perusahaan, Didi mengatakan pelaksanaan test antigen menjadi kebijakan perusahaan.

Jika ada upaya test antigen yang dilakukan, maka tidak dapat dipungkiri bisa dibebankan kepada pegawai perusahaan. 

“Itu kebijakan perusahaan,” katanya.  (TRIBUNBATAM.id/Roma Uly Sianturi)

*Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Berita tentang Kepri

Penulis: Roma Uly Sianturi
Editor: Tri Indaryani
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved