PEMBUNUHAN DI BATAM
BREAKING NEWS - Pelaku Pembunuhan di Perum Everfresh Batam Tumbang Ditembak Polisi
Satreskrim Polresta Barelang bersama Polsek Batam Kota menangkap pelaku pembunuhan Qui Hong yang terjadi di Perum Everfresh Batam, Rabu (7/6/2021).
Penulis: Eko Setiawan |
"Kecurigaan awal kita bermula dari hasil visum di Rumah Sakit Bhayangkara. Ada sejumlah luka penganiayaan," terang Andri.
Dari sana polisi mulai melakukan pengembangan. Diketahui, perumahan tersebut adalah perumahan mewah. Polisi mengecek setiap kamera CCTV yang ada di perumahan tersebut.
Diketahui, korban hanya sendiri dirumah pada pukul 16.00 WIB. Polisi mulai mencocokkan waktu dan sejumlah orang yang masuk ke perumahan Everfresh.
"Kita mencocokkan setiap orang yang masuk kesana. Kemudian kita pas kan waktu korban sendirian di rumah," sebut Andri.
Ternyata terlihat satu sosok orang yang tidak asing oleh keluarga korban.
Dia adalah Syamsul Arifin, orang yang dulu pernah bekerja bersama Edi Sugianto yang merupakan anak dari korban.
Kecurigaan polisi tertuju kepada Syamsul Arifin.
Polisi merancang strategi dan mengumpulkan semua data tentang pelaku pembunuhan tersebut.
Dan akhirnya pelaku bisa ditangkap di tempt persembunyiannya.
Ternyata pelaku bersembunyi di rumah pamannya yang berada di kawasan Punggur, Kota Batam.
"Kita tangkap di kawasan Punggur. Dia bersembunyi di rumah pamannya," sebut Andri.
Pelaku membunuh korban dengan cara mencekik leher korban. Diduga bagian tangannya patag juga karena aksi penganiayaan yang dilakukan oleh pelaku.
Sakit Hati Dipecat dan Diusir
Syamsul Arifin (22) mengaku nekat menghabisi Qui Hong (60) karena sakit hati dan dendam setelah dipecat dan diusir anak korban di depan orang banyak.
"Pelaku merasa dendam kepada anak korban. Kemudian dia membunuh orangtua mantan bos yang sudah memecatnya tersebut," kata Kasat Reskrim Polresta Barelang Kompol Andri Kurniawan yang ditemui di Polresta Barelang, Rabu (9/6/2021).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/09062021satreskrim-menangkap-pelaku-pembunuhan.jpg)