Breaking News:

BERITA POPULER BATAM

Kejadian Populer Batam: Didominasi Berita Pembunuhan di Perumahan Everfresh Batam

Berikut ini tribunbatam.id akan menyajikan informasi tentang Kejadian Populer Batam sekaligus Kejadian Populer Kepri per Rabu (9/6/2021)

Editor:
Kolase Tribun Batam / Leo Halawa
Kejadian Populer Batam: Didominasi Berita Pembunuhan di Perumahan Everfresh Batam 

Kasat Reskrim Polresta Barelang Andri Kurniawan mengatakan, kecurigaan polisi awalnya setelah menerima hasil visum dari rumah sakit Bhayangkara Polda Kepri.

Di tubuh Qui Hong terdapat sejumlah tanda-tanda kekerasan seperti tangannya patah dan ada cekikan di leher korban.

"Kecurigaan awal kita bermula dari hasil visum di Rumah Sakit Bhayangkara. Ada sejumlah luka penganiayaan," terang Andri.

Baca juga: Kejadian Populer Batam: Dari Berita Vaksinasi hingga OTT PNS BKIPM oleh Polda Kepri

Baca juga: PENGAKUAN Arifin, Pembunuh Ibu Mantan Bosnya, Sebut Diusir Anak Korban di Depan Banyak Orang

Dari sana polisi mulai melakukan pengembangan. Diketahui, perumahan tersebut adalah perumaan mewah. Polisi mengecek setiap kamera CCTV yang ada di perumahan tersebut.

Diketahui, korban hanya sendiri dirumah pada pukul 16.00 WIB. Polisi mulai mencocokkan waktu dan sejumlah orang yang masuk ke perumahan Everfresh.

"Kita mencocokan setiap orang yang masuk kesana. Kemudian kita pas kan waktu korban sendirian di rumah," sebut Andri.

Selengkapnya baca, KRONOLOGI Pembunuhan Qui Hong, Arifin Aniaya Korban hingga Tangan Patah Lalu Mencekiknya

4. Wakil Walikota Batam : Dalam 10 Hari, 50.000 Orang Sudah Harus Divaksin Covid-19 

Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad mengajak seluruh elemen masyarakat Batam untuk tidak ragu lagi untuk divaksin.

Hal itu penting untuk mencegah penyebaran Covid-19 di Kota Batam.

"Jangan ada keraguan lagi, vaksin ini aman sudah diuji oleh orang yang ahli di bidangnya. Jadi serahkan saja kepada ahlinya," kata Amsakar saat meninjau vaksinasi masyarakat Perkumpulan Teochew Batam, Rabu (9/6/2021).

Karena itu Amsakar juga memberikan apresiasi kepada masyarakat Perkumpulan Teochew Batam yang sangat antusias mengikuti vaksinasi Covid-19.

Pihaknya berharap masyarakat yang sudah divaksin bisa turut mengkampanyekan bahwa vaksin sangat aman dan efektif.

Pemko Batam menargetkan dalam 10 hari ke depan paling tidak 50 ribu masyarakat Batam harus sudah divaksin.

Baca juga: Kejadian Populer Batam: Dari AKP Jon Effendi Meninggal Dunia hingga 100 Pasien Covid-19 di RSKI

Tujuannya tidak lain adalah untuk dapat menekan penyebaran Covid-19 tidak semakin meluas.

"Karena itu, ayo ajak saudara, kerabat dan tetangganya untuk tidak takut divaksin Covid-19," katanya.

Amsakar juga menjelaskan jika 70 persen masyarakat Batam sudah divaksin Covid-19, pihaknya yakin sektor pariwisata bagi wisatawan mancanegara akan dapat dibuka kembali. Salah satu satu kawasan yang disiapkan adalah pariwisata Nongsa.

Jika hal tersebut terealisasi tentu diharapkan dapat mendorong ekonomi masyarakat Batam meningkat.

Selengkapnya baca, Wakil Walikota Batam : Dalam 10 Hari, 50.000 Orang Sudah Harus Divaksin Covid-19

5. ARIFIN Ungkap Alasan Pilih Bunuh Ibu Mantan Bosnya Meski Sakit Hati Pada Anaknya: Saya Puas!

Dendam karena dipecat oleh bos di tempat bekerja, Syamsul Arifin (22) nekat menghabisi nyawa orangtua mantan bosnya bernama Qui Hong (60).

Dari pengakuan pelaku saat ditemui TRIBUNBATAM.id di Polresta Barelang, menurut Syamsul Arifin bukan tanpa alasan dirinya melakukan pembunuhan terhadap orangtua bosnya tersebut.

Menurutnya agar bosnya Egi Sugianto merasakan sakit dan penderitaan.

"Saya memang rencanakan pembunuhan terhadap ibu bos saya itu. Karena saya sakit hati," sebut Syamsul Arifin, Rabu (9/6/2021).

Setelah orangtua dari bosnya tewas di tangannya, Syamsul Arifin berharap mantan Bosnya tersebut merasakan penderitaan yang dalam.

Baca juga: Kejadian Populer Batam: Dari Kedatangan Jokowi ke Batam hingga Kasus Pembunuhan

"Saya pilih bunuh orangtuanya agar dia rasakan sakit yang lebih dalam. Biar dia menderita," sebutnya menerangkan.

Pelaku datang ke rumah korban di perumahan Everfresh sekitar pukul 16.00 WIB.

Di sana dirinya berpura-pura mengantar paket.

"Dia sempat tanya sama saya, mau ngapain. Saya bilang mau antar barang dan masuk ke dalam rumah," sebutnya.

Setelah paket diletakkan, Pelaku mulai beraksi.

Selengkapnya baca, ARIFIN Ungkap Alasan Pilih Bunuh Ibu Mantan Bosnya Meski Sakit Hati Pada Anaknya: Saya Puas!

6. STOK Vaksin Masih 56.640 Dosis, Saat Ini 123.057 Warga Batam Telah Divaksin Covid-19 

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam, Didi Kusmarjadi mengatakan capaian pelaksanaan vaksinasi Covid-19, tenaga kesehatan (nakes) pada dosis pertama telah mencapai 97,34 persen dengan total 8.893.

Sedangkan dosis kedua telah mencapai 94,56 persen dengan total 8.409 orang. 

“Total sasaran nakes sebanyak 9.136 orang,” ujar Didi, Rabu (9/6/2021).

Baca juga: Kejadian Populer Batam: Dari Bandara Hang Nadim Padat, Lonjakan Covid hingga Tempat Hiburan Malam

Untuk para lanjut usia (lansia), dengan sasaran 18.806 orang, pada dosis pertama sudah mencapai 79,69 persen dengan total 14.986 orang.

Dan pada dosis kedua masih hanya tercapai 11,47 persen dengan total 1.179 orang. 

Untuk kelompok pelayan publik, dengan sasaran 70.918 orang.

Pada dosis pertama sudah melebihi target yaitu mencapai 139,85 persen, dengan total 99.178 orang.

Selengkapnya Baca, Vaksin Masih 56.640 Dosis, Saat Ini 123.057 Warga Batam Telah Divaksin Covid-19

(*/tribunbatam.id)

BACA JUGA BERITA TERBARU TRIBUNBATAM.id di GOOGLE NEWS

Baca Juga Berita lain tentang KEJADIAN POPULER

Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved