Breaking News:

BATAM TERKINI

Satu Alat PCR Rusak, BTKL Batam Tetap Bisa Periksa Ratusan Sampel Tiap Hari

Satu unit alat pemeriksaan PCR milik Balai Teknik Kesehatan Lingkungan Pengendalian Penyakit Kelas 1 Batam sedang mengalami kerusakan.

Penulis: Beres Lumbantobing
Editor: Tri Indaryani
TRIBUNBATAM.id/BERES LUMBANTOBING
Kepala Balai Teknik Kesehatan Lingkungan Pengendalian Penyakit (BTKL-PP) Kelas I Batam, Budi Santosa mengatakan, satu unit alat pemeriksaan PCR milik Balai Teknik Kesehatan Lingkungan Pengendalian Penyakit Kelas 1 Batam sedang mengalami kerusakan. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Pemeriksaan sampel wabah virus di Balai Teknik Kesehatan Lingkungan Pengendalian Penyakit Kelas 1 Batam berjalan lancar.

Hanya saja, satu unit alat pemeriksaan PCR milik Balai Teknik Kesehatan Lingkungan Pengendalian Penyakit Kelas 1 Batam sedang mengalami kerusakan.

Hal itu dikatakan Kepala Balai Teknik Kesehatan Lingkungan Pengendalian Penyakit Kelas 1 Batam, Budi Santosa saat dihubungi, Kamis (10/6/2021).

"Sampai saat ini proses pemeriksaan sampel yang kita terima berjalan lancar. Ada ratusan sampel yang diperiksa setiap hari," ujarnya.

Memang, kata dia, satu unit alat PCR di BTKL PP mengalami kerusakan. Namun hal itu tak menjadi kendala.

Baca juga: HAPUS Batasan Penerima Vaksin, Batam Targetkan 600.000 Warganya Bisa Divaksin Covid-19

"BTKL punya 5 alat PCR. Satu rusak dan satu lagi sedang perbaikan sedang menunggu spare part dari luar neger," ujar Budi.

Dikatakannya tidak ada kendala dari segi peralatan.

BTKL PP Batam punya 5 alat PCR, 1 unit merupakan bantuan BNPB, 1 unit PCR bantuan pemerintah melalui Dinkes.

Sebelumnya sudah ada 2 unit alat PCR milik BTKL melalui pengadaan sendiri ditambah1 mobil laboratorium dari Kemenkes.

Jika semua alat ini dioperasikan, kata dia, BTKL PP Batam dapat memeriksa sebanyak 1.000 sampel setiap harinya.

BTKL PP Batam setiap hari menerima sampel yang masuk dari wilayah Riau, Kepri dan Jambi.

"BTKL kita memiliki wilayah kerja 3 provinsi, Kepri, Riau dan Jambi. Terdiri dari 30 kabupaten dan kota. Jadi semua sampel yang dikirim harus kita periksa," katanya. (TRIBUNBATAM.id/Beres Lumbantobing)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Berita tentang Kepri

Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved