Breaking News:

BATAM TERKINI

Terpapar Covid-19, 7 TKI /PMI di Rusunawa Tanjunguncang Dievakuasi ke RSKI Galang Batam

7 TKI atau Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang dikarantina di Rusunawa BP dan Pemko Batam dievakuasi ke RSKI Galang karena positif covid-19.

Penulis: Pertanian Sitanggang
Editor: Tri Indaryani
TRIBUNBATAM.id/IAN SITANGGANG
Sejumlah PMI sedang menjalani Karantina di Rusun Tanjunguncang Batam. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Sebanyak tujuh orang TKI atau Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang menjalani karantina di Rusunawa BP dan Pemko Batam dievakuasi ke Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI), Kamis (10/6/2021) siang.

Mereka terkonformasi positif covid-19 setelah melalui dua kali test swab.

Dari 100 orang yang menjalani swab ke dua, tujuh di antaranya terkonfirmasi positif Covid-19.

"PMI yang positif sudah kita evakuasi ke RSKI Galang," kata dr. Angga, Petugas medis di tiga Rusunawa tempat penampungan PMI.

Setelah tujuh orang yang terkonfirmasi positif Covid-19, dievakuasi ke RSKI Galang, saat ini PMI yang masih menjalani karantina di tiga Rusun di Tanjunguncang sebanyak 186 orang.

"Ini masih menunggu hasil swab ke dua," kata Angga.

Baca juga: 5 Pegawai Rutan Kelas IIA Barelang Batam Terima Penghargaan dari Pimpinan

Melonjaknya kasus PMI yang terkonfirmasi positif belakangan ini mengharuskan gugus tugas kota Batam memperketat aturan karantina dan juga swab kepada para PMI.

Mereka tidak diperkenankan untuk berkeliaran sebelum dinyatakan negatif.

Untuk memastikan status kesehatan, para PMI ini juga harus menjalani dua kali swab.

"Untuk para PMI, setelah tiba di Kota Batam, harus menjalani swab, selanjutnya setelah swab pertama keluar, mereka kembali menjalani swab ke dua," kata Angga.

Selama menjalani karantina, PMI dijaga dan diawasi oleh petugas gabungan mulai dari Satpol PP, Polisi dan TNI.

"Untuk tenaga medis, setiap rusun ada perawat yang berjaga, untuk memberikan perawatan jika ada kendala yang dirasakan oleh PMI," kata Angga.

Sementara untuk PMI yang sudah selesai menjalani Karantina, mereka diperbolehkan pulang.

"Mereka pulang sendiri, kita hanya sebatas memastikan bahwa mereka sehat," kata Angga. (TRIBUNBATAM.id/Ian Sitanggang)

*Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Berita tentang Kepri

Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved