Vaksin Johnson & Johnson Buatan AS Dinilai Ampuh Lawan Semua Varian Covid-19
Vaksin Covid-19 yang diproduksi Johnson & Johnson disebut bisa menghasilkan beberapa respons kekebalan yang efektif melawan berbagai varian virus.
Karena itu untuk varian Gamma, antibodi dikembangkan 3,3 kali lebih sedikit.
Sementara mereka yang memiliki galur Beta, menghasilkan antibodi penetral lima kali lebih sedikit daripada galur aslinya.
Tapi, untuk semua varian, antibodi non-penetralisir dan respons imun sel T sebagian besar tetap dipertahankan.
Hal tersebut, menurut peneliti, bisa menunjukkan bagaimana respons imun melindungi tubuh dari Covid-19 dan variannya.
Baca juga: 2 Pasien Covid-19 di Kepri Meninggal Dunia, Kini Kasus Baru Bertambah Ratusan Orang Sehari
Studi ini juga menyebutkan bahwa dosis tunggal Johnson & Johnson bisa melindungi dari Covid-19 yang parah.
Ini sudah diujikan pada 86 persen peserta di AS, 88 persen di Brasil, dan 82 persen di Afrika Selatan.
Sejak Food and Drug Administration mengeluarkan otorisasi penggunaan darurat vaksin Johnson & Johnson Februari lalu, lebih dari 11,2 juta dosis vaksin telah diberikan di AS.
Pada April, pejabat kesehatan memang sempat merekomendasikan jeda dalam memberikan vaksin Johnson & Johnson setelah terjadi kasus pembekuan darah.
Baca juga: Vaksin Johnson & Johnson akan Ditinjau CDC, Setelah Laporan Pembekuan Darah
Tapi, pihak berwenang kemudian menentukan bahwa manfaat vaksinnya jauh lebih besar dibanding risikonya, hingga akhirnya mencabut rekomendasi jeda. (*/tribunbatam.id)
BACA JUGA BERITA TRIBUNBATAM.ID DI GOOGLE NEWS
Baca Juga tentang VAKSINASI
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Vaksin Johnson & Johnson Dinilai Efektif Lawan Semua Varian Covid-19"
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/ilustrasi-vaksin_20160626_221929.jpg)