Breaking News:

Tak Hanya di Tanjungpriok, di Medan Juga 14 Preman LONTONG Digulung Polisi

14 preman lontong ini ditangkap dari berbagai lokasi di wilayah Polsek Medan Timur. Hal ini merupakan perintah kapolri pasca Jokowi menerima keluhan

Editor: Filemon Halawa
HO/Tribun Medan
Tak Hanya di Tanjungpriok, di Medan Juga 14 Preman LONTONG Digulung Polisi. Foto adalah saat Kapolsek Medan Timur Kompol M Arifin menjelaskan penangkapan preman lontong dan pelaku pungli di wilayah kerjanya, Sabtu (12/6/2021). 

MEDAN, TRIBUNBATAM.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan kunjungan ke Terminal Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (10/6) kemarin.

Dalam kunjungan tersebut Presiden Jokowi mendapat keluhan dari para sopir kontainer yang menyebutkan bahwa mereka sering dipalak oleh preman di perbatasan Dermaga Jakarta International Container Terminal (JICT).

Pada saat yang sama, Presiden Jokowi langsung menelepon Kapolri Jendral Pol Listyo Sigit untuk menindak para preman yang dimaksud.

Menanggapi hal tersebut, Anggota DPR RI Asal Tanjung Priok Ahmad Sahroni menyatakan dukungannya atas sikap presiden.

Baca juga: Anggota TNI AL Luka Parah Dikeroyok Preman

Polisi langsung bergerak cepat, dalam sekejap 49 orang pemalak yang sering beraksi di pelabuhan Tanjung Priok langsung ditangkap.

Dari hasil pemeriksaan, dalam sehari penghasilan mereka bisa mencapai Rp 16 Miliar.

Tentunya ini menjadi pendapatan yang luar biasa.

Para preman Tanjung Priok meraup untung Rp 16 miliar per bulan dari hasil memalak atau melakukan pungutan liar (pungli) kepada para sopir kontainer. 

Hal yang sama juga dilakukan di Kota Medan, Sumatera Utara.

Sebanyak 14 preman 'recehan'  alias preman lontong (istilah lama masyarakat setempat) ditangkap Petugas Polsek Medan Timur.

Baca juga: VIRAL Preman Kampung Bermasker Calon Wali Kota Tenteng Sajam Pungli Pengemudi Angkot

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved