Minggu, 3 Mei 2026

DEBT COLLECTOR TEWAS

Debt Collector Ini Tewas Dikeroyok Saat Tarik Paksa Motor, PT FIF Sangkal Beri Penugasan

Mungkin pengalaman bagi debt collector. Karena jika salah-salah menagih maka nyawa taruhannya. Seperti kejadian si Subang, debt collector tewas

Tayang:
serambi
Debt Collector Ini Tewas Dikeroyok Saat Tarik Paksa Motor, PT FIF Sangkal Beri Penugasan. Foto ilustrasi pelayanan FIF 

Sepeda motor tersebut diduga telat setoran selama satu tahun.

Saat diambil, sepeda motor tersebut sedang digunakan di wilayah Jalancagak Kabupaten Subang pada Jumat siang (4/6/2021).

Setelah dicabut sepeda motor tersebut, rencananya akan dibawa ke daerah Lembang, Kabupaten Bandung Barat bersama seorang pengendaranya.

Namun belum sampai di daerah Jabong, Kabupaten Subang, seorang pengendara tersebut minta turun.

Bahkan pengendara itu berteriak meminta pertolongan warga mengaku dihipnotis dan dibegal oleh DC tersebut.

Dandi rekan DC tersebut menuturkan, mereka dikejar oleh warga Jabong hingga tertangkap di wilayah Sagalaherang.

Baca juga: Nasib Debt Collector yang Hadang Serda Nurhadi saat Digiring ke Markas Polisi

Bahkan rekaman CCTV menunjukkan korban DC tersebut sempat ditabrak.

"Kalau saya yang mengendarai sepeda motor tarikan lari ke kantor Polsek Jalancagak, namun korban lari ke arah Sagalaherang," ujar Dandi ketika dihubungi Tribun, Selasa (8/6/2021).

"Pas sampai di dekat pasar Sagalaherang dia gak bisa bawa motor kenceng, terus sempat jatuh dari motor pas dia bangun langsung ditabrak sama yang ngejar," lanjut Dandi.

Setelah ditabrak, korban (DC) tersebut lalu dibawa oleh warga yang mengejar ke tempat sepi.

"Dia sempat dicekoki minuman, sambil terus dipukuli," imbuhnya.

Setelah dipukuli korban dibawa ke Polsek Sagalaherang.

Baca juga: Nasib Debt Collector yang Hadang Serda Nurhadi saat Digiring ke Markas Polisi

"Karena saya di Polsek Jalancagak cagak, dia (korban) saya minta diambil dari Polsek Sagalaherang ke Polsek Jalancagak, karena saya ada disini," ujarnya.

"Dia dibawa ke Puskesmas dari Polsek Jalancagak, tapi menurut keterangan Puskesmas katanya gak ada luka parah" katanya.

"Karena kami sudah ada upaya damai korban, kami bawa ke rumah sakit Pamanukan," kata Dandi.

Sumber: Tribun Papua
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved