Senin, 18 Mei 2026

VIRUS CORONA DI TANJUNGPINANG

Covid-19 Tanjungpinang, 342 Pasien Isolasi Mandiri, 129 Karantina di Lohass Hotel

Data Satgas Covid-19 Tanjungpinang hingga 19 Juni 2021 mencatat, hanya 59 kasus aktif yang dirawat di rumah sakit.

Tayang: | Diperbarui:
TribunBatam.id/Istimewa
VAKSINASI CORONA DI KEPRI - Warga mengikuti vaksinasi corona di Asrama Haji Tanjungpinang, Jumat (18/6/2021). Data Satgas covid-19 Tanjungpinang mencatat, terdapat 530 kasus aktif hingga Sabtu (19/6). 

TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Kasus aktif covid-19 di Tanjungpinang masih membludak.

Dari 530 kasus aktif dari data Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Tanjungpinang hingga 19 Juni 2021, sebanyak 342 pasien kini menjalani isolasi mandiri.

Tidak hanya itu, 129 pasien juga menjalani karantina di Lohass Hotel.

Hanya 59 pasien yang kini dirawat di rumah sakit.

Total, terdapat 4.069 kasus positif virus corona di Tanjungpinang.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 3.427 berstatus pasien sembuh corona, sementara 102 dinyatakan meninggal dunia akibat covid-19.

Baca juga: Vaksinasi Corona di Batam, Puskesmas Sei Panas Penuh Sesak Warga Sejak Pagi

Baca juga: Gejala Covid-19 Varian Delta, Badan Terasa Sehat padahal Paru-paru Penuh Virus

Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana diakui Wali kota Tanjungpinang Rahma akan mentracing (penelusuran) pada sejumlah orang yang kontak erat dengan pasien dan tempat beraktivitas lainnya.

Jika memungkinkan dan memenuhi kriteria kontak erat, maka dilanjutkan dengan pengambilan swab hidung dan tenggorokan.

Rahma juga mengimbau dan mengajak seluruh masyarakat agar senantiasa menerapkan protokol kesehatan pada masa adaptasi kebiasaan baru dimasa pandemi Covid-19 ini.

Protokol kesehatan ini harus selalu dilakukan pada saat berinteraksi dengan keluarga yang tinggal satu rumah, keluarga tidak satu rumah ataupun di tempat kerja.

Sehingga klaster keluarga dan klaster tempat kerja bisa kita cegah bersama-sama," imbaunya.

Risiko Isolasi Mandiri di Rumah 

Kepala Balai Pelatihan Kesehatan atau Bapelkes Batam sebelumnya mengungkap risiko pasien covid-19 di Batam yang menjalani isolasi mandiri.

Ia khawatir, jika Penanganan Covid dengan isolasi mandiri berpotensi menjadi bom waktu penyebaran virus corona, khususnya di permukiman.

"Isolasi mandiri yang dilaksanakan Pemko Batam belum jelas aturan mainnya.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved