VIRUS CORONA DI TANJUNGPINANG
Tanjungpinang Zona Merah Covid-19, 73 dari 855 Kasus Aktif Dirawat di Rumah Sakit
Tanjungpinang sebelumnya berstatus Zona Merah Covid-19. Hal ini berdasarkan peta risiko yang dihimpun per tanggal 20 Juni 2021.
TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Mayoritas kasus aktif virus corona di Tanjungpinang menjalani isolasi mandiri.
Data satgas covid- 19 di Tanjungpinang melalui Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana hingga 27 Juni 2021 mencatat, 599 dari 855 kasus aktif menjalani isolasi mandiri.
Hanya 73 pasien yang menjalani perawatan di rumah sakit.
Sementara 183 sisanya menjalani karantina di Lohass Hotel.
Satgas covid-19 di Tanjungpinang juga mencatat total 4.593 kasus virus corona di Tanjungpinang.
Dari jumlah itu, sebanyak 3.631 pasien berstatus pasien sembuh corona.
Sementara Pasien Corona Meninggal Dunia sebanyak 107 kasus.
Wali kota Tanjungpinang Rahma menginstruksikan Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Tanjungpinang untuk mentracing (penelusuran) pada sejumlah orang yang kontak erat dengan pasien dan tempat beraktivitas lainnya.
Bila memenuhi kriteria kontak erat maka dilanjutkan dengan pengambilan swab hidung dan tenggorokan.
Rahma juga mengimbau dan mengajak seluruh masyarakat agar senantiasa menerapkan protokol kesehatan pada masa adaptasi kebiasaan baru dimasa pandemi Covid-19 ini.
Protokol kesehatan ini harus selalu dilakukan pada saat berinteraksi dengan keluarga yang tinggal satu rumah, keluarga tidak satu rumah ataupun di tempat kerja.
Sehingga klaster keluarga dan klaster tempat kerja bisa kita cegah bersama-sama," imbaunya.
Tanjungpinang Zona Merah Covid-19
Tanjungpinang Zona Merah Covid-19. Hal ini berdasarkan peta risiko yang dihimpun per tanggal 20 Juni 2021.
Baca juga: Bintan Zona Merah Covid-19, Pasien Corona Dikarantina di Hotel Kunang-Kunang
Baca juga: Cara Mengatasi Sesak Napas Mirip Gejala Covid-19
Pelaksana tugas Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Tanjungpinang Nugraheni mengungkap, status Tanjungpinang Zona Merah Covid-19 akibat peningkatan kasus baru virus corona di Tanjugpinang selama sepekan terakhir.
Pemko Tanjungpinang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) terus berupaya menggalakkan berbagai kebijakan mulai dari memutus mata rantai penularan serta mempercepat kekebalan imun masyarakat (Herd Immunity).
"Hal itu karena diagnosis yang kita gunakan melalui Rapid Tes Antigen, sehingga semakin cepat terdeteksi dibanding dengan tes PCR.
Dulu kami pakai PCR sehingga harus dikirim ke BTKL-PP Kelas I Batam menunggu waktu sampai 4-5 hari.
Sehingga kasus positif pada saat itu belum tentu menggambarkan kondisi covid-19 di Tanjungpinang," terangnya.
"Yang perlu kami sadari memang pandemi Covid-19 ini belum pergi dan masih ada di tempat kita dan ini dua program kerja yang harus kita kejar," ujar Nugraheni, Minggu, (27/6/2021).
Menurutnya, dengan menggunakan rapid test maka pihaknya semakin tahu jumlah penduduk Kota Tanjungpinang yang terkonfirmasi positif Covid-19 dan bagaimana melokalisirnya.
"Nah, kalau toh sekarang angka semakin meningkat dan zona merah, itu belum tentu kita gagal dalam mempercepat penanganan Covid-19," paparnya.
Nugraheni membeberkan, peningkatan angka Covid-19 ini merupakan hasil dari tracing yang dilakukan dengan menggunakan Rapid Tes Antigen di titik-titik aktivitas penduduk Kota Tanjungpinang yang padat dan ramai dengan kerumunan.
Ia juga menerangkan, kondisi Bed Occupancy Rate (BOR) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) saat ini telah mencapai 80 persen sama halnya dengan kondisi isolasi terpadu yang sudah mendekati penuh.
"Kami akan tahu dari satu titik dan langsung orang-orang di sekitarnya kami tracing.
Apabila mereka tidak disiplin prokes otomatis akan terjadi positif di situ.
"Untuk itu kita berharap 14 hari kedepan tidak terjadi penambahan lagi.
Bila masih bertambah lagi maka proses pemutusan mata rantai Covid-19 itu dapat dikatakan tidak berhasil," ujarnya. (TribunBatam.id/Noven Simanjuntak)
Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google
Berita Tentang Virus Corona di Tanjungpinang
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/pemakaman-pasien-covid-19-meninggal-dunia-di-tanjungpinang.jpg)