Dokter Yosei Susanti: Pakai Masker Bisa Tekan Penyebaran Varian Delta Covid-19
Mutasi Covid-19 varian baru, terutama varian Delta yang mulai mengancam Indonesia bisa diatasi dengan memakai masker.
Penulis: Endra Kaputra | Editor: Thom Limahekin
Editor: Thomm Limahekin
TRIBUNBATAM.id, TANJUNGPINANG-Mutasi Covid-19 varian baru, terutama varian Delta mulai mengancam Indonesia.
Setidaknya, selama sebulan terakhir varian Delta mendominasi lonjakan kasus di sejumlah wilayah Tanah Air.
Varian asal India ini dikenal jauh lebih kuat dan menular. Bahkan, varian ini bisa menular hanya dengan berpapasan selama 5-10 detik.
Meskipun demikian, WHO menegaskan jika risiko penularan ini bisa terjadi apabila seseorang tidak mengenakan masker.
Oleh karena itu, penggunaan masker amat penting sebagai langkah preventif agar tidak tertular.
Sayangnya, tak sedikit masyarakat yang masih abai soal hal ini.
Baca juga: Kapasitas RSKI Galang Masih Aman untuk Pasien Covid-19, Total Rawat 129 Orang
Di Kota Batam, kesadaran masyarakat akan pentingnya masker masih tergolong rendah.
Bahkan, saat berkerumun di keramaian semisal pasar, tidak sedikit warga yang kedapatan menanggalkan maskernya.
Kondisi inilah yang bisa menjadi ladang penularan virus Corona.
Di sisi lain, Batam juga menghadapi potensi transfer kasus dari wilayah lain.
Meski varian Delta belum ditemukan di Batam, transfer kasus dari wilayah lain yang terjangkit sangat potensial terjadi.
Apalagi sejak Lebaran Idul Fitri lalu, mobilitas perantau yang keluar masuk Batam sangat tinggi.
Analis Penyakit Menular Dinkes Kepri, dr. Yosei Susanti, MAP mengulas secara rinci dalam wawancara eksklusif bersama Tribun Batam, Senin (28/6/2021) lalu.
TB: Selamat sore dok, apa kabarnya?
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/2906_rohani_dr-yosei-susanti-map-2.jpg)