Breaking News:

TKI ILEGAL DI BINTAN

Polres Bintan Tangkap 53 TKI Ilegal di Pelabuhan Gentong Tanjunguban

Terdapat 53 TKI ilegal yang dibawa Polres Bintan dari Pelabuhan Gentong Tanjunguban, Kecamatan Bintan Utara, Senin (28/6) malam kemarin.

TribunBatam.id/Alfandi Simamora
TKI - Puluhan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ilegal ditangkap Polres Bintan di Pelabuhan Gentong Tanjunguban Kabupaten Bintan, Provinsi Kepri, Senin (28/6) malam kemarin. 

BINTAN, TRIBUNBATAM.com - Sejumlah Pekerja Migran Indonesia atau Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ilegal ditangkap polisi di Pelabuhan Gentong Tanjunguban, Kecamatan Bintan Utara, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepri, Senin (28/6) malam.

Puluhan TKI ilegal ini dibawa ke Polres Bintan oleh pihak kepolisian.

Kasat Reskrim Polres Bintan, AKP Dwihatmoko ketika dikonfirmasi membenarkan hal ini.

"Iya benar Satintel yang amankan, data lebih lengkap ke Intel," terangnya, Selasa (29/6/2021).

Dwihatmoko menuturkan, terdapat 53 TKI ilegal yang diamankan.

Sebagian dari mereka ada yang hendak berangkat ke Malaysia.

PEKERJA MIGRAN INDONESIA - Puluhan Pekerja Migran Indonesia atau Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ilegal ditangkap Polres Bintan di Pelabuhan Gentong Tanjunguban Kabupaten Bintan, Provinsi Kepri, Senin (28/6) malam kemarin.
PEKERJA MIGRAN INDONESIA - Puluhan Pekerja Migran Indonesia atau Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ilegal ditangkap Polres Bintan di Pelabuhan Gentong Tanjunguban Kabupaten Bintan, Provinsi Kepri, Senin (28/6) malam kemarin. (TribunBatam.id/Alfandi Simamora)

Sementara sebagian lainnya baru tiba di Pelabuhan Gentong Tanjunguban.

"Mereka diamankan di rumah-rumah seperti pengungsian di pelabuhan," ungkapnya.

Pengungkapan kasus ini diketahui bukan yang pertama.

Subdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Kepri sebelumnya menggagalkan pengiriman puluhan pekerja migran (PMI) secara ilegal ke Malaysia dari Bintan, Kepri, Minggu (6/6/2021) malam.

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved