Jumat, 5 Juni 2026

PEMBUNUHAN DI BATAM

Rekonstruksi Pembunuhan di Bengkong Batam, Hanani Hananto Tikam Korbannya Dua Kali

Dalam rekonstruksi pembunuhan di Bengkong Batam ini, tersangka Hanani Hananto memeragakan 18 adegan hingga Zulpan meregang nyawa.

Tayang: | Diperbarui:
TribunBatam.id/Ronnye Lodo Laleng
REKONSTRUKSI - Rekonstruksi kasus pembunuhan di Bengkong, Batam, Kamis (1/7/2021). 

Pantauan TRIBUN BATAM.id, warga berbondong-bondong menonton adegan rekonstruksi itu.

Mereka terlihat menyaksikan dari kejauhan, mengingat lokasi pembunuhan di larang masuk.

Tampak juga garis polisi melingkari tempat usaha meubel tersebut.

Belasan personel kepolisian dari Satreskrim Polsek Bengkong bersama Inafis Polresta Barelang serta Kejaksaan Negeri Batam tampak hadir saat rekontruksi ulang.

Dalam rekontruksi terungkap aksi penikaman tak hanya dilakukan satu kali namun dilakukan sebanyak dua kali.

Di tempat yang sama Kapolsek Bengkong AKP Bob Ferizal mengatakan awalnya hanya 15 adegan saja.

Namun setelah dilihat rekonstruksi ditambah lagi 3 adegan lagi di luar berita acara pemeriksaan.

"Kegiatan rekonstruksi ini berjalan dengan lancar terimakasih buat semua pihak yang sudah membantu dalam proses rekonstruksi ini," kata perwira polisi yang pernah menjabat sebagai Kabag Ops Polres Anambas ini.

Atas perbuatannya tersangka dikenakan pasal 338 atau 351 ayat 3 tentang penganiayaan yang mengakibatkan nyata seseorang meninggal dunia.

Saat ini Hanani Hananto masih berada di Polsek Bengkong sembari menunggu proses lebih lanjut.

Kronologi Kejadian

Pembunuhan di Batam yang dilakukan tersangka Hanani Hananto (41) sebelumnya masih menjadi atensi penyidik Polsek Bengkong.

Aksinya menikam rekan kerjanya, Zulpan (48) hingga tewas di tempat kerja mereka di kawasan Bengkong Telaga Indah Blok K2, Nomor 33-35, RT 06/RW 018, Kelurahan Bengkong Sadai, Batam, Sabtu (12/6/2021) siang, masih menjadi sorotan publik.

Dari keterangan sementara yang dihimpun penyidik, diketahui jika korban dan tersangka merupakan rekan satu kerja di tempat pembuatan furnitur.

Kepada polisi, Hanani Hananto mengaku nekat menikam korban sebanyak 3 kali karena sakit hati karena sering dibully.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved