Rabu, 15 April 2026

BATAM TERKINI

Dinkes Batam Siapkan 100.000 Vaksin Sinovac Bagi Anak Usia 12-18 Tahun

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam tengah menyiapkan kuota 100.000 dosis vaksin merek sonovac untuk anak dan remaja usia 12 hingga 18 tahun.

DW INDONESIA
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam tengah menyiapkan kuota 100.000 dosis vaksin merek sonovac untuk anak dan remaja usia 12 hingga 18 tahun. Ilustrasi 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Menindaklanjuti Pemerintah Pusat mengenai pemberian vaksinasi Covid-19 bagi golongan remaja dan anak, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam tengah menyiapkan kuota 100.000 dosis vaksin.

Vaksin tersebut, diperuntukkan bagi anak usia 12-18 tahun di Kota Batam, Kepulauan Riau.

Adapun rincian data anak usia 12-18 tahun di antaranya, usia 12-13 tahun sebanyak 23.819 orang, usia 13-14 tahun sebanyak 22.997, usia 14-15 tahun sebanyak 21.395 orang, usia 15-16 tahun sebanyak 20.254 orang, usia 16-17 tahun sebanyak 19.706 orang, dan usia 17-18 tahun sebanyak 10.200 orang.

Mengenai teknik pelaksanaannya, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam, Didi Kusmarjadi menuturkan, saat ini pihaknya tengah menunggu hasil rapat antara Dinas Pendidikan Kota Batam, dan Sekretaris Daerah mengenai pengaturan jadwal.

"Intinya kami sudah siap jalan, vaksinator dan tim medis sudah disiapkan dan kuota dosis vaksin juga. Tinggal Sekda dan Disdik siang ini merapatkan mengenai jadwalnya," terang Didi melalui sambungan telepon, Jumat (2/7/2021).

Sementara itu, total dosis vaksin yang disiapkan oleh Dinkes, disesuaikan terhadap data yang sebelumnya.

Baca juga: CATAT! GeNose-19 tak Berlaku Lagi, Sekarang Masuk Kepri Wajib Antigen

Data tersebut telah diterima dari Dinas Kependudukan Kota Batam.

"Dari data Disduk yang kami dapat total ada 100 ribu lebih," terangnya.

Pelaksanaan vaksinasi bagi usia 12-18 tahun ini sendiri juga akan dilakukan bertahap, dan mengambil lokasi di masing-masing sekolah.

Hal ini juga dimaksudkan guna mencegah terjadinya penumpukan, dalam pelaksanaan vaksinasi bagi anak usia 12-18 tahun.

"Jadi nanti tinggal diumumkan saja oleh pihak sekolah. Per kelas dilaksanakan di hari apa dan jam berapa. Per hari juga kami target agar bisa melakukan vaksinasi hingga 10 ribu," tegasnya.

Serta pihaknya hanya akan menggunakan vaksin Sinovac, dengan alasan memiliki efek yang lebih ringan apabila dibandingkan dengan jenis vaksin lainnya.

Didi mengingatkan bahwa pelaksanaan vaksinasi juga akan berlangsung sama dengan diawali oleh screening dan pengecekan kondisi tubuh.

Untuk itu, Didi juga menghimbau agar orang tua dan siswa penerima vaksin dapat jujur apabila penerima vaksin memiliki riwayat penyakit bawaan, guna penanganan lebih lanjut paska vaksinasi.

"Untuk anak-anak itu, kita hanya pakai vaksin Sinovac saja, nggak ada yang lain. Efek paska vaksin lebih ringan," katanya. (TRIBUNBATAM.id/Roma Uly Sianturi)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Berita Tentang Kepri

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved