Breaking News:

KECELAKAAN KERJA DI KARIMUN

Dua Pekerja PT MOS Karimun Korban Laka Kerja Ledakan Tangki Kapal Mulai Stabil

Dua pekerja PT Multi Ocean Shipyard/PT MOS Karimun mengalami luka jahit setelah tangki kapal yang dalam perbaikan meledak, Sabtu (3/7).

Penulis: Yeni Hartati | Editor: Septyan Mulia Rohman
TribunBatam.id/Yeni Hartati
RSUD MUHAMMAD SANI - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muhammad Sani Karimun, Provinsi Kepri. Dua pekerja PT MOS Karimun korban kecelakaan kerja dirawat di rumah sakiti ini. 

KARIMUN, TRIBUNBATAM.id - Dua pekerja korban ledakan tangki kapal di PT Multi Ocean Shipyard atau PT MOS Karimun kondisinya mulai stabil.

Kepala Bagian Informasi RSUD Muhammad Sani Karimun, Okto Puji Ginanjar mengungkapkan, dua korban mendapat luka jahit akibat Kecelakaan Kerja di Karimun itu pada Sabtu (3/7).

Korban A (44) mengalami luka jahit pada kening sebelah kiri sebanyak 5 jahitan, bagian dagu 2 jahitan dan bagian leher sebanyak 3 jahitan.

Sementara H (29) luka jahit di pelipis mata kanan sebanyak 1 jahitan.

Dua pekerja ini sebelumnya mengalami luka serius hingga dibawa ke RSUD Muhammad Sani Karimun untuk mendapat pertolongan medis sertelah tangki kapal yang dalam masa perbaikan di PT MOS Karimun meledak.

Galangan Kapal PT MOS, sudah dipasang garis polisi paska terjadi ledakan dalam kecelakaan kerja, Rabu (25/4/2019)
Galangan Kapal PT MOS, sudah dipasang garis polisi paska terjadi ledakan dalam kecelakaan kerja, Rabu (25/4/2019) (TRIBUNBATAM.id/ISTIMEWA)

PT Multi Ocean Shipyard (MOS) Karimun yang merupakan perusahaan yang bergelut dalam bidang galangan kapal, yang terletak di Kecamatan Meral Barat, Kabupaten Karimun.

Perusahaan yang menyediakan layanan pembangunan baru, layanan dry lock, serta perbaikan kapal hingga fabrikasi anjungan minyak dan gas.

Kejadian ledakan tangki yang menimpa dua pekerja bukan menjadi pengalaman pertama bagi PT MOS Karimun yang dikenal dengan PT galangan Kapal oleh warga Karimun.

"Mereka saat ini mendapat perawatan tindak lanjut," ungkapnya, Minggu (4/7/2021).

Sementara Safety Officer PT MOS, Dedi mengungkapkan, saat ledakan terjadi, ia langsung turun ke bawah kapal yang berada di lokasi dan langsung melakukan tindakan emergency.

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved