Sabtu, 11 April 2026

BATAM TERKINI

Ratusan Warga Tinggalkan Batam Gunakan KM Kelud dari Pelabuhan Batu Ampar

Biasanya, jumlah penumpang kapal Pelni keluar Batam berkisar 450 orang saja. Namun kini, jumlahnya membengkak nyaris dua kali lipat.

TribunBatam.id/Ronnye Lodo Laleng
KAPAL PELNI - Kapal Pelni KM Kelud sandar di Pelabuhan Batu Ampar Batam, Minggu (4/7/2021). 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Jumlah penumpang keluar Batam menggunakan KM Kelud meningkat nyaris dua kali lipat.

Ini terungkap dari data otoritas setempat saat kapal Pelni sandar di Pelabuhan Batu Ampar, Minggu (4/7/2021) sekira pukul 06.20 WIB.

Seorang staf Pelni di Batam mengungkapkan, jumlah penumpang kapal Pelni keluar Batam mencapai 700-an penumpang.

Menurutnya, jumlah penumpang yang hendak keluar Batam biasanya hanya mencapai 450 orang saja.

"Lonjakan penumpang tersebut sepertinya penumpang yang pulang pergi ke Medan untuk bisnis," ujar Alexander kepada TribunBatam.id.

Ratusan penumpang turun di Pelabuhan Batu Ampar Batam, Rabu (23/6/2021)
Ratusan penumpang turun di Pelabuhan Batu Ampar Batam, Rabu (23/6/2021) (tribunbatam.id/Ronnye Lodo Laleng)

Sementara sebanyak 218 penumpang tercatat turun di Batam.

Jumlah ini tergolong mendekati angka normal jika dibandingkan dengan pelayaran biasanya yakni 300-an penumpang.

KM. Kelud datang dari Pelabuhan Tanjungpriok Jakarta dengan rute pelayaran selanjutnya akan berlayar ke Tanjung Balai Karimun dan Belawan, Provnisi Sumatra Utara.

"Penumpang yang akan turun di Batam tergolong masih sedikit," kata Alexander.

Salah seorang penumpang dari Pelabuhan Tanjungpriok Jakarta, Kasman mengakui jika ia bersama dua rekannya ke Batam hendak mencari kerja.

Menurutnya, di Jakarta sudah sukar untuk mendapat kerja.

Ditambahkannya, meskipun situasi dalam kondisi susah karena pandemi Covid-19 namun apa salahnya mencoba dulu sebelum menyerah.

Baca juga: Kantong GeNose Habis, KM Kelud Molor 1 Jam di Pelabuhan Batu Ampar Batam

Baca juga: KM Kelud Angkut Penumpang Setelah Larangan Mudik, 428 Turun di Pelabuhan Batu Ampar

Ia mengakui di Batam tidak ada sanak saudara dan berniat ingin cari kos di kawasan Jodoh dan Nagoya, Batam.

"Kami bertiga ke Batam untuk mencari kerja.

Kami mencoba untuk mencari di Batam siapa tahu rezeki buat kami," kata pria 29 tahun itu.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved