Selasa, 5 Mei 2026

CPNS KEPRI

CPNS 2021 Batam, Walikota Minta Peserta Jangan Percaya Oknum Jamin Kelulusan

Pada penerimaan CPNS 2021 di Batam ini, Walikota Muhammad Rudi menilai kesempatan peserta cukup besar karena formasi yang dibutuhkan banyak.

Tayang:
TRIBUNBATAM.id/ROMA ULY SIANTURI
Walikota Batam Muhammad Rudi meminta peserta CPNS 2021 tak percaya bujuk rayu oknum yang bisa meyakinkan kelulusan. 

Saya harap bisa terisi semua, kalau nggak salah ada dua ribu lebih untuk formasi guru ini," jelasnya.

Baca juga: Tips Lolos CPNS 2021 Termasuk CPNS 2021 Kepri, Pilih Instansi Sepi Peminat

Baca juga: Cara Mengunggah Swa Foto yang Benar di sscasn.bkn.go.id untuk Daftar CPNS 2021

Formasi Guru Agama Kristen Jadi Sorotan

Penerimaan CPNS 2021 Batam sebelumnya menjadi sorotan.

Itu setelah tidak adanya formasi guru untuk agama Kristen pada penerimaan CPNS 2021 Batam.

Terkait hal itu, Sekretaris Daerah Kota/ Sekdako Batam Jefridin Hamid menyebut jika Pemko Batam selalu mengusulkan formasi CPNS maupun formasi PPPK untuk guru agama Kristen.

Hanya saja menurutnya Pemko Batam memiliki keterbatasan karena yang menentukan formasi tersebut adalah Pemerintah Pusat.

"Sudah kami usulkan setiap tahun. Tapi yang menentukan formasinya Kementerian," ujar Jefridin Hamid di DPRD Batam, Senin (21/6/2021).

Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad menggatakan penerimaan guru agama Kristen bersamaan dengan penerimaan ASN.

Setiap tahun diusulkan namun keputusannya bukan di daerah.

"Itu sama penerimaan PNS dengan Guru Agama. Saya rasa soal itu aman-aman saja," katanya.

Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, saat diwawancarai di lokasi Grand Batam Mall, Jumat (25/6/2021).
Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, saat diwawancarai di lokasi Grand Batam Mall, Jumat (25/6/2021). (tribunbatam.id/Hening Sekar Utami)

Terpisah, orang tua siswa di SDN di Kecamatan Batam Kota, Osmar Silaban mengeluhkan tak adanya guru agama di sekolah anaknya.

Setiap semester, anaknya selalu meminta nilai agama kepada pihak gerejanya.

"Saya juga bingung. Asal sudah mendekati ujian semester atau kenaikan kelas, kami disuruh pihak sekolah minta nilai kepada Guru Sekolah Minggu si Ana (Anak Osmar). Kemudian di tandatangani pendeta," katanya.

Sementara seorang Guru Sekolah Minggu di HKBP Batam Center, Uli mengaku setiap semester memberikan nilai kepada anak sekolah minggu yang duduk di SD Negeri. Kemudian disetujui oleh Pendeta HKBP Batam Center.

"Jadi anak-anak yang sekolah negeri minta nilai kepada kami. Kami nilai berdasarkan keaktifannya di sekolah Minggu.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved