CPNS KEPRI
CPNS 2021 Batam, Walikota Minta Peserta Jangan Percaya Oknum Jamin Kelulusan
Pada penerimaan CPNS 2021 di Batam ini, Walikota Muhammad Rudi menilai kesempatan peserta cukup besar karena formasi yang dibutuhkan banyak.
Kemudian kami berikan juga soal-soal yang telah dipelajari di sekolah minggu. Lalu disetujui pendeta," kata Uli.
Sebelumnya diberitakan formasi guru agama Kristen ditingkat SDN dan SMPN lewat jalur PNS atau P3K di Kota Batam, yang tidak ada untuk tahun 2021, dipertanyakan PGI Wilayah Kepri dan Kota Batam.
Pemko Batam dinilai harus bertanggungjawab dalam mengusulkan formasi untuk guru agama, termasuk guru agama Kristen.
PGIW Kepri mengaku miris melihat jumah guru agama Kristen yang sangat minim.
Ketua PGIW Kepri, Pdt Renova J Sitorus mengatakan dari total 194 SDN dan SMPN di Batam, 128 sekolah di antaranya (66 SMPN dan 62 SDN), siswa beragama Kristen sekitar 14.344.
Sedangkan guru agama Kristen yang sudah di angkat menjadi ASN (PNS dan PPPK) saat ini hanya 23 guru.
Dimana, 17 orang di SDN dan 6 orang di SMPN.
"Jumlah guru dibanding siswa, masih jauh dari kata cukup dan ideal.
Artinya ada banyak SDN dan SMPN tidak ada guru agama Kristen," kata Pdt Renova.
Menurutnya kebijakan Pemko Batam bukan baru kali ini dipertanyakan PGIW.
Dua tahun yang lalu, PGI disebut, pernah kita sampaikan hal yang sama.
Baik kepada Wali Kota Batam, Kepala Dinas Pendidikan dan DPRD Batam, namun hasilnya seperti yang terlihat saat ini.
"Pemerintah seperti tidak memperhatikan kebutuhan siswa Kristen di Batam. Ini kita sesalkan dan berharap, diperhatikan," harap Renova.
Pdt. Renova mengatakan, dari aspek aturan dan regulasi, sangat jelas Pemda bertanggugjawab untuk memfasilitasi terlaksananya pendidikan agama.
Sesuai dengan agama yang dianut oleh setiap siswa sebab hal itu adalah hak dari setiap siswa.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/27022021walikota-batam-hm-rudi.jpg)