Siapa Sebenarnya Pria Afghanistan Pembunuh Juragan Emas? Ngaku Sudah Punya Istri
MM, pria berkewarganegaraan Afghanistan ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan Nasruddin alias Acik (45).
Penjemputan terhadap istri korban disaksikan langsung oleh ratusan warga Bangkan Balombong, Desa Tirowali.
Penjemputan atau penangkapan VLH dilakukan saat keluarga Nasruddin masih dalam suasana duka pasca pemakaman Nasruddin yang jenazahnya dipulangkan ke Enrekang atas permintaan keluarganya.
Kepala Desa Tirowali, Guntur membenarkan adanya penjemputan oleh pihak kepolisian terhadap istri Nasruddin.
"Iya betul kemarin (Sabtu, 3/7/2021), istri korban dijemput oleh pihak kepolisian di Bangkan Balombong Desa Tirowali," kata Guntur saat dikonfirmasi TribunEnrekang.com lewat telpon, Minggu (4/7/2021) sore.
Menurutnya, istri korban dijemput oleh empat orang polisi, tiga dari Polda Jayapura dan satu orang dari Polda Makassar.
"Jadi menurut polisi yang jemput, istri korban ini dijemput karena dia sebagai saksi tunggal atau saksi utama dalam kasus itu. Karena katanya sudah ada yang didapat tiga orang pelaku, jadi sisa saksi tunggal," ujar Guntur.
"Karena tidak jelas kapan dia (istri korban) pulang, makanya polisi bilang dia jemput langsung kesini," tambahnya.
Guntur mengatakan, pihaknya tidak terlalu tahu alasan polisi menjemput langsung istri pelaku.
Meski ada informasi yang beredar diduga adanya keterlibatan istri pelaku dalam kasus itu.
Bahkan, warga setempat sempat menyoraki VLH saat akan dijemput oleh pihak kepolisian.
"Saya juga tidak tahu, mungkin mengarah kesana. Tapi waktu penjemputan polisi hanya mengatakan dijemput sebagai saksi utama," ucapnya.
Guntur menambahkan, istri korban sendiri datang ke Bangkan Balombong saat mengantar jenazah suaminya Rabu (30/6/2021) dini hari lalu bersama ibu dan kakaknya.
Jenazah Nasruddin sendiri telah dimakamkan oleh warga pada Rabu (30/6/2021) siang kemarin.
(*)
Baca berita terbaru lainnya di Google
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/05072021_mm-warga-afghanistan-pembunuh-juragan-emas-di-jayapura.jpg)