Breaking News:

BERITA SINGAPURA

Mulai Pekan Depan, Singapura Bakal Izinkan Warganya Makan di Restoran dan Kafe

Singapura dikabarkan akan melonggarkan sejumlah pembatasan pergerakan atau lockdown di tengah pandemi virus Corona mulai pekan depan, salah satunya...

ROSLAN RAHMAN / AFP
SINGAPURA - Pemandangan gedung distrik bisnis keuangan di Singapura pada 28 Juni 2021.(ROSLAN RAHMAN/AFP) 

TRIBUNBATAM.id, SINGAPURA - Singapura dikabarkan akan melonggarkan sejumlah pembatasan pergerakan atau lockdown di tengah pandemi virus Corona mulai pekan depan, salah satunya yakni dengan mengizinkan warganya makan di restoran dan kafe. 

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Singapura menyatakan, bahwa mulai Senin, (12/7/2021), warga boleh menyantap makanan dan minuman di restoran atau kafe maksimal lima orang. 

Kemenkes Singapura menyatakan pembatasan pergerakan lainnya juga akan dilonggarkan sekitar akhir Juli, ketika setidaknya lebih dari 50 persen populasi negara itu telah melakukan vaksinasi lengkap. 

Pelonggaran pembatasan di akhir bulan ini mencakup langkah-langkah sosial lebih bebas, seperti izin keramaian hingga delapan orang yang telah merampungkan vaksinasi

Singapura menjadi salah satu negara dengan tingkat vaksinasi yang sangat tinggi. 

Sejauh ini, berdasarkan dataourworldindata.org, sebanyak 50 persen dari total 5,9 juta penduduk Singapura setidaknya telah menerima satu dosis vaksin Covid-19

Sebanyak, 2,16 juta atau 37,8 persen dari total penduduk Singapura juga sudah menerima vaksinasi lengkap.

Singapura bahkan menargetkan seluruh penduduknya di vaksinasi per 9 Agustus mendatang.

Baru-baru ini, Singapura menjadi sorotan media asing setelah menyatakan sedang menyusun panduan hidup berdampingan dengan virus Corona. 

Baca juga: Kasus Harian Covid-19 di Malaysia Tembus Angka 7.000, Pasien di ICU Juga Pecahkan Rekor

Negara kota di Asia Tenggara itu berharap Covid-19 menjadi endemik seperti influenza dan penyakit lainnya, sehingga masyarakat bisa kembali beraktivitas dan berpelesiran tanpa aturan lockdown serta karantina.

Menteri Kesehatan Singapura, Ong Ye Kung, mengatakan bahwa selain vaksinasi warga, pemakaian masker akan menjadi kunci utama saat memasuki era kenormalan baru bersama Covid-19

Ketika mayoritas penduduk telah di vaksinasi, penularan virus Corona diharapkan akan menurun karena imunisasi mengurangi risiko infeksi sekaligus penularan, hingga membantu mencegah gejala parah jika terpapar virus serupa SARS tersebut. 

Setelah vaksinasi rampung, pemerintah Singapura tak akan lagi menghitung jumlah infeksi Covid setiap hari, tetapi memonitor kasus Covid-19 yang parah dan perlu penanganan intensif seperti memantau penyakit lainnya selama ini. 

Sejak awal pandemi, Singapura telah mencatat 62.640 kasus Covid-19 dengan 36 kematian. (*) 

Simak berita terbaru lainnya di Google News

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved