TANJUNGPINANG TERKINI
Pedagang Pasar Bintan Centre Menjerit, Omzet Anjlok Imbas Rapid Test Acak
Pedagang Bintan Centre Tanjungpinang mengaku omzet mereka anjlok hingga 50 persen sejak hadirnya pandemi covid-19.
Penulis: Novenri Halomoan Simanjuntak | Editor: Septyan Mulia Rohman
TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Sejumlah pedagang Pasar Bintan Centre Tanjungpinang, Provinsi Kepri mengeluhkan omzet mereka.
Selain karena protokol kesehatan yang diperketat, pemeriksaan rapid di salah satu pasar terbesar di Tanjungpinang ini menjadi salah satu penyebabnya.
Belasan pedagang diketahui terpapar covid-19 berdasarkan hasil rapid acak yang digelar Sabtu (3/7).
Pantauan TribunBatam.id Kamis, (8/7/2021) pukul 11.00 WIB, kondisi pasar tradisional ini begitu sepi.
Hanya para pedagang yang mendominasi sambil terlihat beberapa orang orang pembeli saja yang mendatangi lapak maupun toko para pedagang.
Kondisi ini berbanding terbalik pada hari-hari biasanya dimana masih cukup ramai pembeli dan pedagang
Sejumlah lapak meja dan toko pedagang pun beberapa telah tutup lebih awal.
Pemilik warung sembako di Paasr Bintan Centre, Supriadi mengaku sejak pandemi Covid-19 sangat berimbas ke pendapatannya.
"Jelas sangat berpengaruh, saat ini daya beli masyarakat menurun, terus seperti di pasar ini semakin sepi pembeli yang berkunjung," keluhnya.
Ia mengungkapkan, para pembeli mulai sepi ke pasar lantaran tidak berani dan takut untuk dirapid tes PCR oleh Tim Satgas Covid-19 Tanjungpinang.
"Kalau divaksin saya yakin kita pedagang rata-rata sudah dan rata-rata negatif.
Kemarin itu pas kebetulan aja lagi gak fit makanya ada beberapa yang reaktif," sebutnya.
Ia juga memaparkan, pemenuhan stok barang sembako sebagai kebutuhan masyarakat di warungnya saat-saat ini mulai mengalami keterlambatan dalam pengantaran oleh distributor tempat pemesanannya.
Baca juga: Hasil Tes Antigen 12 Orang di Pasar Bintan Center Positif Covid-19
Baca juga: WARGA Positif Berkeliaran, Satgas Covid-19 Tanjungpinang Gelar Tes Antigen 5 Hari Sekali di Pasar
Kurang tahu karena apa, barangnya kita pesan kadang-kadang sampainya seminggu, mereka dari sana nya gak ada barang mungkin.
Dari agen yang di sana mungkin bisa jadi pesan dari agen yang lain lagi karena barang kosong baik itu dari Batam atau juga Jakarta," timpalnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/kondisi-pasar-bintan-centre-tanjungpinang-kepri.jpg)