Breaking News:

CORONA KEPRI

PPKM Mikro Kepri di Bintan, Masih Ada Pedagang Beraktivitas di Atas Pukul 20.00 WIB

Camat Toapaya Bintan Nepy Purwanto mengaku, saat operasi penegakan PPKM Mikro, mereka masih menemukan pedagang yang jualan lewat dari pukul 20.00 Wib

Penulis: Alfandi Simamora | Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/istimewa
PPKM Mikro Kepri di Bintan, Masih Ada Pedagang Beraktivitas di Atas Pukul 20.00 WIB. Foto saat Camat Toapaya Nepy Purwanto memborong gorengan salah satu pedagang di Km 16 Desa Toapaya Selatan saat razia yustisi, menegakkan PPKM skala mikro, Rabu (7/7/2021) malam. 

BINTAN, TRIBUNBINTAN.com - Kasus Covid-19 masih terus merebak dan bertambah di Kabupaten Bintan.

Akibatnya Bintan masih masuk dalam zona merah Covid-19.

Untuk menekan penambahan kasus Covid-19 di Bintan, Pemerintah menerapkan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala Mikro.

Aturan ini membatasi jam operasi kegiatan berdagang dan warung kopi maksimal sampai pukul 8 malam.

Pantauan Tribunbatam.id di lapangan, masih banyak pedagang yang belum tahu mengenai aturan jam malam di PPKM Mikro itu.

Baca juga: PPKM Mikro Kepri di Natuna, Aktivitas Usaha Akan Dibatasi hingga Pukul 17.00 WIB

Salah satunya pedagang yang berada di Km 16 Toapaya, Bintan, Niko. Ia mengaku belum tahu mengenai aturan yang sudah diterapkan oleh pemerintah, perihal aktivitas usaha harus tutup pukul 20.00 wib.

"Saya baru tahu kemarin sudah diterapkan, setelah ada dari tim gabungan datang dan mengingatkan agar tutup jam 8," tuturnya, Kamis (8/7/2021).

Hal yang sama juga disampaikan Subakri. Ia baru tahu aturan itu saat tim gabungan mendatangi dirinya yang tengah berdagang gorengan.

Saat itu ia diminta untuk segera tutup, karenakan sudah lewat pukul 8 malam.

"Sempat bingung saat itu mas, kebetulan gorengan saya masih ada dan belum habis terjual," tuturnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved