Rabu, 8 April 2026

CORONA KEPRI

Wakil Walikota Batam Amsakar Achmad Ingatkan Isoman tak Terkait Bantuan Sembako 

Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad menegaskan, pasien covid-19 yang memilih Isolasi Mandiri (Isoman) merupakan keinginan sendiri.

TRIBUNBATAM.id/Roma Uly Sianturi
Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad menegaskan, pasien covid-19 yang memilih Isolasi Mandiri (Isoman) merupakan keinginan sendiri. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad menegaskan, pasien covid-19 yang memilih Isolasi Mandiri (Isoman) merupakan keinginan sendiri.

Karena dilakukan secara mandiri, maka urusan kesehatan selama menjalani isoman juga dilakukan oleh yang bersangkutan.

"Dalam hal ini konteksnya kesehatannya, vitaminnya, swabnya, hingga pengecekan kesehatan dan sebagainya," ujar Amsakar, Rabu (14/6/2021).

Amsakar juga membahas soal kemungkinan bantuan sembako untuk pasien isoman.

Menurut dia, jika APBD mencukupi, tak hanya pasien saja dibantu sembako, tapi semua masyarakat terdampak yang bakal dibantu.

"Coba kita tengok ke belakang, bantuan sembako yang kita berikan. Semua diberikan untuk warga terdampak pandemi," katanya.

Bahkan, tak hanya sekali bantuan sembako diberikan.

Namun, untuk di masa PPKM darurat ini, pihaknya perlu mengevaluasi perkembangan Covid-19 apakah akan semakin membaik atau sebaliknya.

Jika sebaliknya tentu perlu dilakukan refocusing anggaran untuk posting bantuan tersebut. 

"Kita lihat perkembangan selama sepuluh hari ke depan dan kemampuan APBD kita," katanya.

Ia menegaskan, Pemko Batam tak berhenti menangani pandemi Covid-19.

Baca juga: Tak Bawa Hasil PCR , 58 Penumpang Citilink dari Padang Sempat Tertahan di Bandara Hang Nadim Batam

Ia mengatakan, selama ini gotong royong dalam menangani dampak pandemi baik segi kesehatan maupun sosialnya sangat baik.

Gotong royong tersebut bahkan tak hanya dari instansi pemerintahan saja, bahkan swasta ikut andil.

"Ayo kita membuka diri dan bersama menangani Covid-19 ini baik dampak kesehatannya maupun dampak sosialnya. Jangan sampai menciptakan kegaduhan dan membuat masyarakat Batam panik," katanya.

Ia juga mengingatkan selama PPKM darurat ini, masyarakat Kota Batam tetap mematuhi Protokol Kesehatan.

Yakni memakai masker, mencuci tangan pakai sabun/hand sanitizer, menjaga jarak/menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas/bepergian kecuali untuk keperluan sangat mendesak/urgen. (TRIBUNBATAM.id/Roma Uly Sianturi)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Berita Tentang Corona Kepri

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved