Sabtu, 30 Mei 2026

TRIBUN WIKI

Biodata Mardani Hamdan, Satpol PP Gowa yang Pukul Wanita Hamil Dikenal Akrab Berorganisasi

Inilah biodata Mardani Hamdan, Satpol PP Gowa yang memukul wanita hamil pemilik kafe.

Tayang: | Diperbarui:
ISTIMEWA
SOSOK - Biodata Mardani Hamdan Satpol PP Gowa. FOTO: KOLASE 

Setelah kejadian pemukulan tersebut, Ivan mengaku mengalami tekanan berat.

"Betul-betul tekanan anak-anaka saya di rumah, dan orang tua istri saya di rumah serangan jantung, dia ada penyakit jantung, baru kemarin kami bawa ke rumah sakit,

jadi tidak ada permintaan maaf," kata Ivan.

Kasat Resrik Polres Gowa AKP Jufri Natsir menerangkan atas laporan Ivan dan Riyana pihak kepolisian telah memeriksa delapan orang saksi.

"Kami sudah menerima laporan Polisi, adanya laporan itu dari tadi malam sampai sekarang kami atensi melakukan pemeriksaan saksi-saksi,

sampai saat ini dia (Ivan) belum terima dengan adanya kejadian semalam di kafenya yang dilakukan oknum satpol pp,

sehingga kami menindaklanjuti dengan memeriksa saksi sebanyak 8 orang.

dan malam ini juga setelah rampung kami akan gelar perkara untuk ditingkatkan naik sidik," kata AKP Jufri Natsir.

Diberitakan sebelumnya, Tim PPKM Darurat mendatangi warkop tersebut karena mendengar suara musik yang cukup keras.

Warkop tersebut merupakan milik Ivan dan istrinya, Riyana.

Dari postingan akun Facebook Ivan Van Houten, tampak seorang oknum Satpol PP Gowa masuk ke dalam warkop.

"Mana surat izin ini kafe saya mau lihat," kata seorang petuga Satpol PP.

Ia tampak menghampiri seorang wanita berdaster yang duduk di sofa.

Wanita itu lalu menegaskan ia sudah memiliki izin usaha.

Namun entah mengapa, Satpol PP Gowa itu menjadi emosi.

"Pelan-pelan pak, orang lagi hamil pak, santai pak," kata Ivan.

Oknum Satpol PP Gowa itu terlihat langsung memukul Ivan.

Tak terima tindakan itu, istri Ivan yang duduk tadi langsung berdiri.

Ia berteriak sembari melempar kursi ke arah oknum Satpol PP Gowa

Oknum Satpol PP Gowa tersebut lalu membalas dengan pukulan.

Oknum Satpol PP Gowa itu terlihat ditenangkan oleh petugas lain.

Riyana lewat live Facebook menerangkan kronologi kejadiannya.

Ia mengatakan saat kejadian memang sedang duduk.

"Saya duduk di sana, dia tinju, saya berdiri saat dia pukul suami, baru saya mengamuk, saya juga dipukul dihantam, ditonjok," kata Riyana dikutip TribunnewsBogor.com dari live Facebooknya.

Riyana tak terima ketika melihat suaminya dipukul oknum Satpol PP Gowa.

"Dia pukul suami saya, otomatis saya maju dong," katanya.

Akibat tindakan Satpol PP Gowa itu, Riyanan mengkhawatirkan kondisi kandungannya.

"Ada yang keluar, air ketuban atau apa yah," kata Riyana. (***)

(*)

Berita lain tentang TRIBUN WIKI

Baca berita terbaru lainnya di Google

Sumber: Tribun Batam
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved