Senin, 20 April 2026

Kasus Covid-19 Indonesia Lampaui India, Pecah Rekor Sudah Ada 56.757 Kasus

Kasus positif Covid-19 kini menyergap Indonesia dengan kasus positif melesat dan memecahkan rekor baru berturut-turut selama beberapa hari terakhir

WORLDOMETERS
COVID-19 - Penambahan kasus Covid-19 Indonesia nomor 1 dunia. FOTO: DATA WORLDOMETERS 

Sementara di India, kasus malah turun menjadi 32.906, dari yang sebelumnya 37.154 kasus.

Tingkat kepositifan kasus negara Asia Tenggara ini, yang mengacu pada persentase infeksi yang dikonfirmasi dengan orang yang diuji, berkisar sekitar 30 persen selama sepekan terakhir.

Sedangkan di Negeri Anak Benua, India, hanya 2 persen.

Para pejabat Indonesia, dilansir Nikkei Asia, sudah memperingatkan bahwa varian Delta menyebar di luar Jawa.

Secara kumulatif, penghitungan virus corona India yang dikonfirmasi, masih yang tertinggi di Asia dengan 30,9 juta kasus dan 410.784 kematian pada Selasa.

Baca juga: Indonesia Peringkat 1 Dunia Penambahan Kasus Baru Covid-19, Kini Lampaui India

Diikuti Indonesia dengan 2.615.529 kasus dan 68.219 kematian.

Meski begitu, angka kasus di India terus turun dari puncaknya pada Mei.

Sementara wabah terburuk di Indonesia sejak awal pandemi, belum menunjukkan tanda-tanda melambat.

Menteri Kesehatan Indonesia Budi Sadikin mengatakan bahwa tingkat hunian tempat tidur untuk pasien Covid-19 di 12 provinsi telah melampaui 70 persen.

Setengahnya berada di Jawa dan sisanya di pulau-pulau besar Indonesia lainnya.

Di Jakarta, tingkat hunian mendekati 90 persen, meskipun baru-baru ini beberapa fasilitas diubah menjadi rumah sakit khusus pasien corona.

Baca juga: 7 Negara Ini Larang Masuk Penerbangan dari Indonesia

Sadikin mengatakan, pemerintah Indonesia sedang mempersiapkan skenario hadapi peningkatan kasus sampai 30 persen selama dua minggu ke depan.

Langkah yang dilakukan termasuk mengubah lebih banyak tempat tidur rumah sakit biasa, menjadi fasilitas perawatan untuk Covid-19.

Dilansir dari Kompas.com, pemerintah Indonesia pada awal tahun ini, menetapkan 30 persen dari 400.000 tempat tidur rumah sakit secara nasional untuk perawatan Covid-19.

Tapi semuanya cepat terisi setelah mudik dan liburan Idul Fitri pada bulan Mei, ketika varian delta yang lebih menular menyebar ke seluruh negeri.

"Secara nasional masih ada tempat tidur, tetapi kasus di beberapa provinsi sudah sangat tinggi karena wabah varian delta yang tidak merata," ujar Sadikin.

.

.

.

Baca berita menarik TRIBUNBATAM.id lainnya di Google

(*/ TRIBUNBATAM.id/ Kompas.com/KompasTV)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved