Breaking News:

EURO 2020

Pernyataan Bukayo Saka Setelah Dibuli Karena Gagal Penalti di Final Piala Eropa 2020

Pemain muda Timnas Inggris Bukayo Saka akhir membuat pernyataan setelah gagal mengeksekusi penalti di final Piala Eropa 2020

Penulis: Mairi Nandarson | Editor: Mairi Nandarson
twitter/england
Kapten Timnas Inggris Harry Kane memeluk Bukayo Saka yang gagal saat adu penalti saat lawan Italia di final Piala Eropa 2020, Minggu (11/7/2021) malam atau Senin dinihari WIB. 

LONDON, TRIBUNBATAM.id - Pemain muda Timnas Inggris Bukayo Saka akhir membuat pernyataan setelah gagal mengeksekusi penalti di final Piala Eropa 2020.

Dalam adu penalti di final Piala Eropa 2020 melawan Timnas Italia itu Bukayo Saka menjadi penentu atau menjadi penendang terakhir.

Tendangan pemain Arsenal itu gagal berbuah gol karena bisa diselamatkan kiper Timnas Italia Gianluigi Donnarumma.

Bukayo Saka kemudian mendapat banyak kecaman dan ujaran kebencian dari banyak orang di Inggris.

Baca juga: Inggris Kalah Adu Penalti di Final Piala Eropa 2020, Mourinho: Kemana Sterling, John Stones, Shaw?

Baca juga: Inggris Gagal Juara Piala Eropa 2020, Southgate: Saya Tanggungjawab, Penendang Penalti Pilihan Saya

Selain Bukayo Saka, yang baru berusia 19 tahun, Jadon Sancho dan Marcus Rashford yang juga gagal penalti, juga mengalami hal serupa.

Mendapat perlakuan rasis di media sosial setelah pertandingan final Piala Eropa 2020 itu.

"Saya tidak akan membiarkan momen atau hal negatif yang saya terima minggu ini menghancurkan saya," tulis Saka di media sosial.

Pemain Arsenal berusia 19 tahun itu mengarahkan komentarnya tentang cara dia diperlakukan secara online di Instagram, Twitter, dan Facebook.

Saka adalah salah satu pemain Inggris yang paling mengesankan dalam perjalanan mereka ke final, dan manajer Gareth Southgate mengatakan awal pekan ini bahwa dia telah "membawa senyum ke wajah banyak orang" dan "menjadi anggota grup yang sangat populer".

Dalam postingannya, Saka berkata: "Saya langsung tahu jenis kebencian yang akan saya terima dan itu adalah kenyataan yang menyedihkan bahwa platform kuat Anda tidak melakukan cukup untuk menghentikan pesan-pesan ini."

Baca juga: Inggris Gagal Juara Piala Eropa 2020, Harry Kane: Kalah Adu Penalti Ini Terasa Menyakitkan

Baca juga: Italia Juara Piala Eropa 2020, Donnarumma Pemain Terbaik, Cristiano Ronaldo Top Skor

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved