Breaking News:

Bapelkes Batam Kerja sama dengan Polda Kepri, Gelar Workshop Pelaksanaan Tracing Covid-19

Kerja sama Bapelkes Batam dengan Polda Kepri ini untuk meningkatkan kapasitas personel Polda Kepri dalam upaya pelacakan covid-19 di masyarakat

Penulis: ronnye lodo laleng | Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/istimewa
Bapelkes Batam Kerja sama dengan Polda Kepri, Gelar Workshop Pelaksanaan Tracing Covid-19. Foto Kepala Bapelkes Kemenkes RI Batam Asep Zaenal Mustofa 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Bapelkes (Balai Pelatihan Kesehatan) Batam bekerja sama dengan Polda Kepri melaksanakan workshop pelaksanaan tracing Covid-19 bagi tenaga treacer personel Polda Kepri, Rabu dan Kamis (14-15/7/2021).

Workshop digelar melalui zoom meeting. Kegiatan ini terlaksana dalam rangka mendukung instruksi Mendagri No.17 tahun 2021.

Acara tersebut dibuka oleh Dirbinmas Polda Kepri Kombes Pol Rudi Haryanto, moderator yakni Kepala Bapelkes Kemenkes RI Batam Asep Zaenal Mustofa dan dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Batu Bara Sumatera Utara dan para peserta kesehatan lainnya.

Situasi penyebaran Covid-19 saat ini terus meningkat di seluruh Indonesia. Peningkatan jumlah kasus atau pun jumlah kematian semakin meningkat sejak kasus awal terkonfirmasi.

Sebagai gambaran, di Batam sebagaimana disampaikan di website lawancorona.batam.go.id, sejak pertama kali diumumkan pada tanggal 19 Maret 2021 sampai 15 Juli 2021, ada sebanyak 17.875 orang terpapar covid-19.

Baca juga: Kakek 93 Tahun Sembuh dari Covid-19, 4 Minggu Berjuang hingga Sempat Kritis

Foto kegiatan workshop pelaksanaan tracing Covid-19 bagi tenaga treacer personel Polda Kepri bekerja sama dengan Bapelkses Batam
Foto kegiatan workshop pelaksanaan tracing Covid-19 bagi tenaga treacer personel Polda Kepri bekerja sama dengan Bapelkses Batam (tribunbatam.id/istimewa)

Dengan jumlah kematian sebanyak 416 orang (2,34 persen), yang masih aktif/dirawat sebanyak 2.875 orang (16,08 persen) dan pasien sudah sembuh sebanyak 14.544 orang (81,59 persen).

Untuk mengatasi penularan Covid-19, terus dilakukan upaya penerapan protokol kesehatan dengan 5M (selalu mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas) dan 3 T (Tracing, Tes, Treatment) terus digalakkan.

Kepala Bapelkes Kemenkes RI Batam Asep Zaenal Mustofa saat dikonfirmasi Tribun Batam mengatakan, sesuai dengan Instruksi Mendagri No. 17 Tahun 2021 tentang perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis mikro dan mengoptimalkan posko penanganan Covid-19 di tingkat desa dan kelurahan untuk pengendalian penyebaran Covid-19, bahwa berdasarkan assesmen, di Kepulauan Riau ada 2 Kota dengan kriteria level 4, yaitu Kota Batam dan Tanjungpinang.

"Tidak hanya 2 kota tersebut, namun Kabupaten Bintan dan Natuna menjadi perhatian khusus Mendagri," kata Zaenal, Sabtu (17/7/2021).

Adapun tujuan kerja sama Bapelkes Batam dengan Polda Kepri, yakni untuk meningkatkan kapasitas personel Polda Kepri dalam upaya pelacakan covid-19 di masyarakat.

Halaman
123
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved