Selasa, 5 Mei 2026

HUMAN INTEREST

Kisah Warsih Merantau Jadi Penjual Jamu Keliling di Natuna, Kini Punya Rumah Sendiri

Sudah 10 tahun, Warsih berjualan jamu di Natuna membantu ekonomi keluarga. Karena keuletannya, Warsih bisa beli tanah, kini sudah dibangun rumah

Tayang:
Penulis: agus tri | Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/Wina
Kisah Warsih Merantau Jadi Penjual Jamu Keliling di Natuna, Kini Punya Rumah Sendiri. Foto Warsih penjual jamu keliling di Natuna 

Pandemi Covid-19 memberi dampak tersendiri bagi ibu 2 anak ini. Pasalnya pelanggan jamunya semakin bertambah. Sehingga ia juga harus menambah modal dagangannya.

"Lumayan, orang kan minum jamu katanya takut tertular Covid-19. Jadi saya ada peningkatan penghasilan juga," ujar Warsih.

Meski saat ini jumlah pedagang jamu di Ranai cukup banyak, Warsih tidak takut merasa tersaingi.

Pasalnya setiap pedagang sudah memiliki pelanggan masing-masing. Bahkan antar sesama pejaja jamu, terkadang mereka saling berbagi dagangan bila ada yang dagangannya belum habis.

"Kita bahkan ada perkumpulan dan mengadakan arisan sebulan sekali. Ya hitung-hitung untuk mempererat persaudaraan. Kan sama-sama dari Jawa, sama-sama merantau di sini. Pokoknya semua saudara,' tutup Warsih. (tribunbatam.id/Wina)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Berita Tentang Human Interest Story

Sumber: Tribun Batam
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved