Breaking News:

HUMAN INTEREST

Kisah Warsih Merantau Jadi Penjual Jamu Keliling di Natuna, Kini Punya Rumah Sendiri

Sudah 10 tahun, Warsih berjualan jamu di Natuna membantu ekonomi keluarga. Karena keuletannya, Warsih bisa beli tanah, kini sudah dibangun rumah

Penulis: Kontributor Natuna | Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/Wina
Kisah Warsih Merantau Jadi Penjual Jamu Keliling di Natuna, Kini Punya Rumah Sendiri. Foto Warsih penjual jamu keliling di Natuna 

"Dulu ikut orang, jualan jamu buatan juragan saya. Sekarang saya sudah bisa buat sendiri," kata Warsih.

Warsih sudah membuktikan, ketekunan dan keuletannya dalam berusaha membantu suami membuahkan hasil.

Ia dan suami dapat membeli sepetak tanah di Air Kolek Kelurahan Ranai Kota. Di atas tanah itu telah berdiri sebuah rumah mungil.

Dalam memasarkan jamu buatannya, Warsih berkeliling sampai ke Desa Tanjung Kecamatan Bunguran Timur Laut. Selain itu ke Kompleks Batalion Komposit Gardapati 1 Ranai di Sepempang, Kecamatan Bunguran Timur.

"Sudah ada langganan mbak, jadi tinggal saya antar-antar saja," imbuhnya.

Pandemi Covid-19 memberi dampak tersendiri bagi ibu 2 anak ini. Pasalnya pelanggan jamunya semakin bertambah. Sehingga ia juga harus menambah modal dagangannya.

"Lumayan, orang kan minum jamu katanya takut tertular Covid-19. Jadi saya ada peningkatan penghasilan juga," ujar Warsih.

Meski saat ini jumlah pedagang jamu di Ranai cukup banyak, Warsih tidak takut merasa tersaingi.

Pasalnya setiap pedagang sudah memiliki pelanggan masing-masing. Bahkan antar sesama pejaja jamu, terkadang mereka saling berbagi dagangan bila ada yang dagangannya belum habis.

"Kita bahkan ada perkumpulan dan mengadakan arisan sebulan sekali. Ya hitung-hitung untuk mempererat persaudaraan. Kan sama-sama dari Jawa, sama-sama merantau di sini. Pokoknya semua saudara,' tutup Warsih. (tribunbatam.id/Wina)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Berita Tentang Human Interest Story

Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved