Kenali Manfaat dan Risiko dari Mengonsumsi Santan Kelapa
Santan adalah zat putih seperti susu yang diekstrak dari daging buah kelapa tua. Santan memiliki banyak manfaat bagi kesehatan.
Penelitian lain menemukan bahwa asam laurat memicu apoptosis, kematian sel, pada sel kanker payudara dan endometrium.
Temuan menunjukkan bahwa asam ini menghambat pertumbuhan sel kanker dengan merangsang protein reseptor tertentu yang mengatur pertumbuhan sel.
Risiko mengonsumsi santan
Dalam jumlah sedang, santan dapat memiliki manfaat kesehatan, tetapi mengonsumsi terlalu banyak dapat menyebabkan masalah.
Santan mengandung kalori dan lemak yang tinggi.
Mengkonsumsi terlalu banyak santan dan makan makanan kaya karbohidrat dapat menyebabkan penambahan berat badan.
Santan juga mengandung karbohidrat yang dapat difermentasi.
Ini dapat menyebabkan masalah pencernaan, seperti diare atau sembelit, pada orang dengan sindrom iritasi usus besar.
Namun, bagi beberapa orang, santan juga dapat menyebabkan alergi.
Gejala alergi karena santan pada dasarnya mirip dengan alergi makanan lainnya.
Seseorang mungkin mengalami beberapa gejala berikut;
- sakit perut
- mual
- muntah
- diare
- gatal atau iritasi pada mulut, tenggorokan, mata, atau kulit
- anafilaksis — reaksi parah yang mengancam jiwa, yang menyebabkan pembengkakan, mengi, dan gatal- gatal (*)
Simak berita terbaru lainnya di Google News
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/santan-kelapa.jpg)