Breaking News:

NATUNA TERKINI

Seorang ABK KM Martapura Hilang di Perairan Subi Natuna, Tim SAR Lanjutkan Pencarian

Tim SAR gabungan di Natuna melanjutkan pencarian hari ketiga terhadap ABK KM Martapura yang jatuh di perairan Subi. Pencarian sempat terkendala BBM

Penulis: Kontributor Natuna | Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/istimewa
Tim SAR gabungan melanjutkan pencarian hari ketiga terhadap seorang ABK KM Martapura yang hilang di perairan Kecamatan Subi Natuna, Rabu (21/7/2021) 

Laporan Kontributor Tribunbatam.id di Natuna, Wina

NATUNA, TRIBUNBATAM.id - Seorang Anak Buah Kapal (ABK) KM. Martapura jatuh di perairan Kecamatan Subi, Kabupaten Natuna, Senin (19/7/2021) lalu.

Hingga Rabu (21/7/2021), ABK itu belum ditemukan. Pihak Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) SAR Natuna dibantu TNI/Polri, pemerintah serta warga Subi masih terus melakukan pencarian di lokasi jatuhnya ABK tersebut.

Kepala KPP SAR Natuna Mexianus Bekabel mengatakan, pencarian yang dilakukan sejak Senin lalu itu, terkendala minimnya ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kecamatan Subi.

"Tim SAR kemarin terkendala keterbatasan bensin, karena di Kecamatan Subi dan Serasan cukup terbatas. Sementara Rubber Invertable Boat (RIB) Basarnas menggunakan bensin.

Untuk kembali ke Ranai itu tidak memungkinkan," kata Mexi di Ranai, Rabu (21/7/2021) pagi.

Baca juga: Cerita ABK KM Bukit Raya dan Penumpangnya Rayakan Idul Adha 1442 H di Atas Kapal

Baca juga: Seorang ABK Bintang Natuna Jaya Meninggal di Hotel, Hasil Tes Antigen Positif Covid-19

Diketahui, Hidayat (28) ABK KM Martapura dikabarkan terjatuh dari kapal. Dia tersangkut jaring yang tengah digulung saat menangkap ikan, pada Senin dini hari sekitar pukul 03.00 WIB.

KM Martapura adalah kapal penangkap ikan dari Sambas Kalimantan Barat dengan tonase 75 GT yang mencari ikan di laut Natuna, tepatnya antara perairan Kecaamatan Subi dan Kecamatan Serasan.

Ada pun koordinat jatuhnya ABK KM Martapura itu antara 2"58'00''N 109''11'00E. Tim SAR selain melakukan pencarian di titik jatuhnya korban, juga mengamati perairan sekitar, yang memungkinkan ditemukannya korban.

Sementara bila masih belum ditemukan, tim KPP akan terus melakukan pencarian hingga 4 hari ke depan.

"Kita lakukan pencarian sesuai aturan Basarnas, bahwa pencarian akan dilakukan hingga 7 hari, dengan melakukan perluasan lokasi pencarian, dan tetap berkoordinasi dengan seluruh pihak termasuk nakhoda dan ABK KM Martapura," tutup Mexi. (tribunbatam.id/Wina)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Berita Tentang Natuna

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved