Breaking News:

CORONA KEPRI

9 ABK KM Bandar Bestari di Natuna Positif Covid-19 Dari Hasil Tes Antigen

9 ABK KM Bandar Bestari diisolasi di Asrama Haji Natuna setelah dinyatakan terpapar covid-19 dari hasil tes swab antigen, Kamis (22/7)

Penulis: Kontributor Natuna | Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/Wina
Tim Satgas Covid-19 Natuna mengambil swab antigen dari kru KM Bandar Bestari yang baru merapat di Pelabuhan Tanjung Payung Penagi, Kamis (22/7/2021). Hasil tes antigen, 9 ABK positif covid-19 

Laporan Kontributor Tribun Batam, Wina

NATUNA, TRIBUNBATAM.id - 9 Anak Buah Kapal (ABK) KM Bandar Bestari yang baru saja merapat di Pelabuhan Tanjung Payung Penagi, langsung diisolasi di Asrama Haji Natuna.

Mereka diketahui positif covid-19 dari hasil swab antigen yang dilakukan tim Satuan Tugas Covid 19 Kecamatan Bunguran Timur bersama tim dari Puskesmas Ranai, Kamis (22/7/2021).

Total ada 15 orang di KM Bandar Bestari, termasuk nakhoda dan ABK. Mereka diminta menjalani swab antigen. Hasilnya ada 9 orang dinyatakan positif covid-19 dari tes antigen.

Diketahui sebelum tiba di Natuna, KM Bandar Bestari Kapal berangkat dari Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta.

Kepala Puskesmas Ranai, Nazri mengatakan, tracing swab kepada para kru kapal dilakukan karena pihak Satgas tidak mau kecolongan seperti yang telah terjadi sebelumnya.

“Ya, saat ini apapun nama kapal masuk ke Penagi harus kita tracing, karena kita tidak mau kecolongan lagi,” tegas Nazri.

Seorang ABK Bintang Natuna Jaya Meninggal di Hotel

Sebelumnya diberitakan, seorang pria, ABK (Anak Buah Kapal) KM Bintang Natuna Jaya ditemukan meninggal dunia di sebuah hotel di Ranai, Natuna, sekitar pukul 01:00 WIB, Selasa (13/7/2021).

Dari hasil pemeriksaan swab antigen, pria itu dinyatakan positif Covid-19.

Juru Bicara Tim Satgas Covid-19 Natuna, Hikmat Aliansyah menuturkan, pria berinisial S (70) kelahiran tahun 1951 itu, sempat mengeluhkan sesak napas yang dideritanya sebelum meninggal dunia.

"Setelah meninggal dan diperiksa swab antigen oleh tim Satgas Covid dari Puskesmas Ranai, diketahui yang bersangkutan positif. Kemudian jenazah dibawa ke RSUD," tutur Hikmat.

Setibanya di RSUD Natuna, pihak rumah sakit juga memberikan tindakan berupa visum dan lainnya.

Baca juga: 4 Wilayah di Lingga Berstatus Zona Merah, 2 Hari Pasien Covid-19 Tambah 131 Orang

Baca juga: Cerita Gubernur Kepri Sebelum Positif Covid-19, Alami Batuk hingga 5 Kali Tes Antigen

"Soal hasil visumnya coba ditanyakan ke RSUD dan kepolisian," sambung Hikmat.

Jenazah kemudian dimakamkan secara protokol Covid-19 di Tempat Pemakaman Umum khusus Buddha Senubing, Kelurahan Ranai.

"Sudah tadi pagi dimakamkan sekitar pukul 9," ujar Hikmat.

Terpisah, Kasat Reskim Polres Natuna, Iptu Ihtiar Nazara membenarkan kejadian itu, dan memastikan yang bersangkutan meninggal dunia karena sakit.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan dari kepolisian dan hasil visum RSUD, tidak ada tanda-tanda kekerasan yang ditemukan pada fisik korban," ujarnya.

Lebih lanjut, Nazara mengatakan, tidak ada langkah penutupan terhadap hotel tempat korban meninggal dunia.

"Hotelnya tidak dipolice line, tidak ada penutupan," tegasnya.

Sementara itu Kepala Syahbandar Ranai, Liber Fery Hutahayan saat dikonfirmasi menuturkan, mendiang bekerja sebagai Kepala Bagian Minyak di Kapal Bintang Natuna Jaya. Kapal ini merupakan kapal kargo dengan kapasitas 1200 GT.

"Sesuai jadwal, kapalnya tiba di Pelabuhan Tanjung Payung Penagi dari Tanjungpinang pada Minggu kemarin. Mendiang ini sebetulnya sudah sepuh juga, ia dikabarkan akan pensiun," terang Liber.

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved