Rabu, 15 April 2026

CORONA KEPRI

Warga Tanjungpinang Bergejala Covid-19 Ditolak Puskesmas, Tjetjep: Gak Boleh Begitu

Warga Tanjungpinang bergejala covid-19 ditolak berobat di Puskesmas Batu 10 karena alasan tempat tinggal.

Penulis: Endra Kaputra | Editor: Septyan Mulia Rohman
TribunBatam.id
Puskesmas Batu 10 Tanjungpinang. Warga Tanjungpinang bergejala covid-19 ditolak berobat di fasilitas kesehatan pemerintah ini karena alasan tempat tinggal. Foto diambil beberapa waktu lalu. 

Apalagi ini ada warga yang dengan kesadaran diri sendiri mau memastikan apakah terpapar Covid-19 atau hanya demam biasa.

Saya tidak setuju bila ada puskesmas menolak pasien," tegasnya.

Vaksinasi Corona di Tanjungpinang Mulai Langka

Sentra vaksinasi corona di Tanjungpinang mulai sulit ditemukan.

Ini karena ketersediaan stok vaksin covid-19 yang terbatas.

Kondisi ini diakui anggota DPRD Kepri Rudy Chua karena produsen vaksin, Biofarma tak bisa mengimbangi tingginya permintaan vaksin corona pada sejumlah daerah.

Selain itu Pemerintah pusat fokus mendistribusikan vaksin terlebih dahulu ke beberapa daerah yang memiliki risiko terpapar paling tinggi, seperti wilayah Jawa.

"Untuk dosis 1 maupun 2 sudah tidak dilayani kalaupun ada beberapa faskes yang masih buka jumlah yang diberikan pun pasti sedikit.

Seperti kemarin beberapa puskesmas terpaksa menolak karena seharusnya dosis kedua itu 400 orang tapi hanya dapat 100," ujarnya kepada sejumlah awak media, Kamis, (22/7/2021)

Menurutnya, jika keadaan ini terus terjadi dengan waktu yang lama maka dampaknya akan menimbulkan kerumunan mendadak dan ketidakpuasan masyarakat.

Selain itu masalah yang saat ini timbul adalah kekhawatiran masyarakat yang mendapat jatah vaksin kedua namun tak kunjung diberikan lantaran stok vaksin yang sempat terputus.

Anggota DPRD Provinsi Kepri, Rudy Chua meminta Pemprov Kepri mendesak pemerintah pusat untuk mempercepat ketersediaan stok vaksin corona.
Anggota DPRD Provinsi Kepri, Rudy Chua meminta Pemprov Kepri mendesak pemerintah pusat untuk mempercepat ketersediaan stok vaksin corona. (TribunBatam.id/Istimewa)

"Kami sudah pertanyakan, bahwa bagi warga yang dosis dua sudah jatuh tempo tidak perlu khawatir karena memang itu masih dimungkinkan diundur untuk beberapa hari.

Jadi kalau waktunya lebih gak masalah asal jangan sampai kurang saja," ungkapnya.

Pihaknya berharap agar Pemprov Kepri dapat mendesak pusat agar segera mendistribusikan vaksin dengan jumlah yang cukup guna memenuhi target herd immunity.

"Kami masih menunggu kiriman dari Jakarta, yang sedianya hari ini tiba tapi jumlah yang dikirim pun sangat terbatas 1.420 vial.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved