Jumat, 24 April 2026

CORONA KEPRI

PPKM Level 4 Batam, Anggota DPRD Soroti Ketersediaan Ruang Isolasi Pasien Covid-19

Anggota DPRD Batam Thomas Arihta Sembiring menyoroti ketersediaan ruang isolasi pasien covid-19 di Batam yang sangat minim.

TRIBUNBATAM.id/ICHWAN NURFADILLAH
Anggota Komisi III DPRD Batam, Thomas Arihta Sembiring menyoroti ketersediaan ruang isolasi pasien covid-19 di Batam yang sangat minim. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id – Setelah PPKM darurat berakhir tanggal 20 Juli lalu, pembatasan kegiatan masyakarat di Kota Batam naik status menjadi level 4.

Kenaikan ini dikarenakan tren kasus Covid-19 di Batam belum juga menurun sejak PPKM darurat dilaksanakan.

Jika dilihat grafik penularan pasien, jumlah pasien terkonfirmasi positif di Batam malahan cenderung naik sejak tanggal 15 sampai 18 Juli lalu.

Bahkan, bila dirinci berdasarkan temuan kasus positif di Kota Batam mulai tanggal 12 sampai 22 Juli, total pasien mencapai 3.972 orang.

Jumlah itu pun membuat banyak pihak khawatir, tak terkecuali anggota Komisi III DPRD Batam, Thomas Arihta Sembiring.

“Betul, kebutuhan dasar masyarakat harus dibantu selama PPKM. Tapi, penanganan kasus dan pasien juga harus dimaksimalkan dong,” tegas Thomas kepada Tribun Batam, Kamis (22/7/2021).

Ia beranggapan, pemerintah kota cenderung lamban dalam memberikan penanganan.

Padahal, imbas dari tak meredanya penularan Covid-19 sudah dirasakan satu tahun lamanya.

Baca juga: ATURAN BARU ! Tak Akan Ada Lagi Isolasi Mandiri di Batam, Pasien Tanpa Gejala Wajib Karantina

Mulai dari lumpuhnya sejumlah sektor hingga menurunnya perekonomian dan pendapatan daerah.

"Penanganan itu harus komprehensif. Jadi semuanya terpadu,” katanya lagi.

Salah satu sorotan Thomas adalah terbatasnya ruang isolasi di beberapa rumah sakit saat ini.

Hal ini, lanjutnya, seolah menimbulkan kesan jika Batam tak siap untuk dalam peperangan melawan pandemi ini.

Belum lagi perihal keterbatasan lain.

Misalnya, keluhan beberapa pasien isolasi mandiri terhadap minimnya respons di sejumlah Puskesmas. Sementara, keadaan dan kondisi mereka sedang genting.

“Setiap kecamatan harusnya dibekali dengan tenaga medis yang maksimal selama masa PPKM level 4 ini. Selain itu, seharusnya posyandu juga ikut dimanfaatkan untuk penanganan pasien Covid-19. Jadi maksimal pengawasannya,” paparnya.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved