Breaking News:

INFO CUACA KEPRI

Info Cuaca Kepri Tanjungpinang dan Bintan, Waspada Potensi Hujan Pagi dan Siang Hari

BMKG Raja Faji Fisabilillah memprediksi cuaca Tanjungpinang dan Bintan untuk tiga hari kedepan mulai hari ini, Minggu (25/7/2021).

Penulis: Novenri Halomoan Simanjuntak | Editor: Septyan Mulia Rohman
TribunBatam.id/Endra Kaputra
INFO Cuaca Kepri - Foto hujan di Tanjungpinang, Provinsi Kepri, Selasa (29/3/2021). 

TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Raja Haji Fisabilillah (RHF) Tanjungpinang memprakirakan cuaca untuk Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan hujan ringan pada pagi dan siang hari.

Kondisi ini diprediksi terjadi selama dua hari, yakni pada 26 dan 27 Juli 2021.

Analisis dinamika suhu muka laut (Sea Surface Temperature atau SST) per tanggal 23 Juli 2021 di sekitar Perairan Kepulauan Riau, khususnya di Perairan Pulau Bintan umumnya masih dalam kondisi yang hangat berkisar antara 29 - 30°C dan anomali SST di wilayah perairan Kepulauan Riau cenderung bersifat netral yang bernilai antara 0.0 s.d. +0.5°C.

"Indeks ENSO terupdate sebesar -0.19 dan dalam kondisi netral, dan diprakirakan kondisi netral ini akan berlangsung hingga Desember-Januari-Februari 2022.

Sampan nelayan ditambat di perairan Trikora Desa Malang Rapat, Kabupaten Bintan, belum lama ini
Sampan nelayan ditambat di perairan Trikora Desa Malang Rapat, Kabupaten Bintan, belum lama ini (tribunbatam.id/Alfandi Simamora)

Sehingga secara umum tidak memberikan dampak terhadap peningkatan aktivitas konveksi di wilayah Indonesia," kata Prakirawan BMKG Tanjungpinang, Miranda Putri Permatasari dalam keterangan yang diterima TribunBatam.id, Minggu, (25/7/2021).

Indeks Dipole Mode (DMI) sebesar -0.52 yang menunjukkan kondisi negatif, dan diprakirakan akan kembali netral dan berlangsung hingga Januari 2022.

Kondisi ini cukup berpengaruh terhadap peningkatan aktivitas konveksi di wilayah Indonesia bagian barat.

Analisis per tanggal 23 Juli 2021 menunjukkan MJO berada di kuadran 6.

Sehingga sudah tidak berpengaruh terhadap peningkatan distribusi awan-awan konvektif penghasil hujan di wilayah Indonesia bagian barat.

"Angin Monsun Australia diprakirakan masih mendominasi sebagian besar wilayah Indonesia bagian selatan hingga dasarian II Agustus 2021.

Baca juga: Cuaca Ekstrem Berpotensi Picu Awan Cumolonimbus, Maskapai Penerbangan Harus Waspada

Baca juga: BMKG Tarempa Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Anambas

Halaman
123
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved