Breaking News:

Petugas Jemput Paksa Enam Pasien Covid-19 di Lingga yang Kerap Keluar Rumah saat Jalani Isoman

Penjemputan paksa tersebut dengan tujuan untuk memindahkan pasien ke ruang isolasi khusus di Implasemen Timah Dabo Singkep, Lingga.

Editor: Rimna Sari Bangun
TribunBatam.id/Istimewa
Proses jemput paksa pasien covid-19 di Kecamatan Singkep Barat, Kabupaten Lingga oleh petugas, Minggu (25/7). Langkah ini terpaksa dibuat karena mereka nekat berkeliaran saat menjalani isolasi mandiri. 

LINGGA, TRIBUNBATAM.id - Diduga kerap keluar rumah saat menjalani isolasi mandiri, enam warga Lingga yang positif Covid-19 dijemput paksa petugas, Minggu (25/7).

Mereka yang merupakan warga Desa Sungai Raya, Kecamatan Singkep Barat, Lingga, akan dipindah ke lokasi karantina pasien corona.

Enam pasien tersebut merupakan karyawan pada salah satu perusahaan di Kecamatan Singkep Barat.

Camat Singkep Barat, Febrizal Taufik bersama Kapolsek Singkep Barat, Iptu Bakri dan Tim Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM langsung turun ke lokasi dan menjemput paksa keenam pasien Covid-19 tersebut.

Baca juga: Arab Saudi Mulai Buka Umrah Jemaah Internasional pada Agustus 2021, Bagaimana dengan Indonesia?

Penjemputan paksa tersebut dengan tujuan untuk memindahkan pasien ke ruang isolasi khusus di Implasemen Timah Dabo Singkep, Lingga.

Camat Singkep Barat, Febrizal Taufik ketika dikonfirmasi membenarkan adanya penjemputan terhadap keenam pasien Covid-19 tersebut.

"Berdasarkan informasi dari masyarakat bahwa ada enam orang positif covid-19 yang berkeliaran saat menjalani isolasi mandiri.

Makanya kami langsung lakukan penjemputan paksa terhadap ke enam orang yang terkonfirmasi Covid-19 tersebut," kata Taufik.

Setelah menjalani Rapid Test Antigen, satu orang kontak erat dinyatakan positif Covid-19.

Sehingga total positif bertambah menjadi 7 orang.

Tujuh orang tersebut kini telah dipindahkan ke lokasi karantina khusus di Implasemen Timah Dabo Singkep.

Ketua Satgas Kecamatan Singkep Barat ini menegaskan, penjemputan ini dilakukan untuk memutus mata rantai penularan Covid-19 di Lingga dan mencegah tidak menambah klaster baru.

Ia juga mengimbau kepada seluruh Kepala Desa serta Lurah, agar untuk selalu mengawasi dan berperan aktif. Sehingga hal seperti ini tidak terulang lagi di wilayah Kecamatan Singkep Barat. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved