Ketahuan Dana Bansos Disunat Rp50 Ribu, Mensos Risma Murka
Menteri Sosial Tri Rismaharini marah besar.i Ia mendapati adanya dugaan pemotongan bantuan sosial hingga membuatnya emosi.
TRIBUNBATAM.id - Lagi-lagi, Menteri Sosial Tri Rismaharini marah besar.
Ya, seperti biasanya, mantan Walikota Surabaya itu marah bukan tanpa alasan.
Lantaran ia mendapati adanya dugaan pemotongan bantuan sosial.
Itu dikeluhkan oleh warga dan sampai ke telinganya, hingga membuatnya emosi.
Tri Rismaharini kembali melakukan sidak penyaluran bantuan sosial (bansos) Covid-19 di Kota Tangerang dan menemukan dugaan penyunatan bantuan kepada warga.
Sontak saja, temuan itu membuat mantan Wali Kota Surabaya yang akrab dipanggil Risma itu marah lagi, karena sebelumnya, kasus serupa juga ditemukan di Kabupaten Tuban, Jawa Timur.
Besaran nominal yang disunat lebih besar di Tuban daripada di Kota Tangerang.
Di Kota Tangerang, penerima bansos disunat Rp 50.000, sementara di Tuban hanya menerima jatah dua bulan dari 3 bulan yang harusnya diterima.
Baca juga: Mensos Risma Berang, Saya Bongkar!
Untuk kasus penyunatan bansos Covid-19 di Kota Tangerang ini, lokasinya di Karang Tengah, Banten, Rabu (28/7/2021) siang.
Dalam sidak ini, Risma tidak didampingi oleh Wali Kota Tangerang dan langsung menemui warga.
Risma merasa geram karena mendapati pendamping wilayah yang diduga memotong dana penerima bansos sebesar Rp 50.000.
Warga seharusnya menerima Rp 600.000 karena diakumulasi, yaitu bulan Mei dan Juni serta beras 10 kilogram.
Akibat ada pemotongan, warga hanya menerima bansos tunai Rp 550.000.
Sebelumnya, Risma marah besar saat mengecek penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) sembako di Kelurahan Sendangharjo, Kecamatan/Kabupaten Tuban, Sabtu (24/7/2021) lalu.
Risma mengetahui ada penyaluran yang tidak sesuai saat mengecek keluarga penerima manfaat (KPM) atas nama Kastini (57), warga setempat.
Baca juga: Videonya Hina Mensos Risma Heboh, Ini Sosok Bupati Alor Diduga Ancam Tembak Mati Petinggi TNI AD