Selasa, 5 Mei 2026

Videonya Hina Mensos Risma Heboh, Ini Sosok Bupati Alor Diduga Ancam Tembak Mati Petinggi TNI AD

Bupati Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT), Amon Djobo mengaku tak ambil pusing dengan videonya yang menghina Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini.

Tayang:
kolase
Videonya Hina Mensos Risma Heboh, Ini Sosok Bupati Alor Diduga Ancam Tembak Mati Petinggi TNI AD 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Videonya menghina menteri sosial Tri Rismaharini viral, Bupati Alor seolah tak ambil pusing.

Simak sosok Amon Djobo, Bupati Alor yang sebelumnya juga diduga pernah mengancam petinggi TNI AD.

Media sosial dihebohkan dengan pernyataan Bupati Alor, Amon Djobo.

Dalam sebuah video yang viral, Ia nampak menghina Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini.

Bupati Alor yang terlihat kesal sempat menyinggung Menteri Sosial Tri Rismaharini.

Bukan cuma itu, Amon Djobo juga mengancam akan melempar kursi kepada para staf Kementerian Sosial.

Baca juga: PDIP Cabut Dukungan terhadap Bupati Alor usai Marahi Risma dan 2 Staf Kemensos

Baca juga: Bukan Hanya Marah ke Mensos, Ternyata Bupati Alor Pernah Ancam Tembak Mati Kolonel TNI AD

Para staf Mensos Risma juga diusir agar segera meninggalkan Kabupaten Alor.

Video viral itu memiiki durasi 3 menit 9 detik.

Kini video tersebut pun sudah tersebar luas di kalangan wartawan pada Selasa (1/6/2021).

Di dalam video itu, Bupati Alor terlihat mengenakan pakaian safari warna merah dengan paduan topi sedang memarahi dua staf Mensos Risma.

Dalam video, terdengar Amon Djobo marah dan menyebut soal pendistribusian bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) Kementerian Sosial RI.

Bupati Amon terdengar marah karena bantuan sosial yang seharusnya diurus oleh daerah malah diurus oleh DPRD Alor.

Selain marah kepada staf Menteri Sosial Tri Rismaharini, Amon juga mengusir staf Kementerian Sosial agar segera meninggalkan Kabupaten Alor.

Kepada wartawan, Amon mengakui video yang beredar tersebut adalah dirinya.

Bupati Kabupaten Alor, Amon Djobo.
Bupati Kabupaten Alor, Amon Djobo. (DOK.POS KUPANG)

Saat dikonfirmasi, Amon memang tak menampik bahwa pria di dalam video tersebut adalah dirinya. Namun, ia tak mengingat kapan kejadian itu berlangsung.

Amon menegaskan, apa yang disampaikan dalam video adalah fakta di lapangan.

"Itu video betul saya marah. Saya tidak ingat persis kapan karena saya sibuk. Saya marah karena bantuan PKH dikasih melalui DPRD.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved