Jumat, 8 Mei 2026

CORONA KEPRI

4 Pasien Covid-19 di Lingga Meninggal dalam 2 Hari, di Bintan 3 Anak Kena Corona

4 pasien covid-19 di Lingga meninggal dunia dalam 2 hari. Kini total kematian 41 orang. Di Bintan, 3 anak positif corona, bagian dari 21 kasus baru

Tayang:
Penulis: Febriyuanda | Editor: Dewi Haryati
FREEPIK.COM
4 Pasien Covid-19 di Lingga Meninggal dalam 2 Hari, di Bintan 3 Anak Kena Corona. Foto: Ilustrasi covid-19. 

KEPRI, TRIBUNBATAM.id - Satuan Tugas atau Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau kembali mencatat kasus meninggal dunia.

Setidaknya ada 4 warga meninggal dunia akibat terpapar Covid-19 berdasarkan rilis pada 31 Juli dan 1 Agustus 2021.

Rinciannya, pada Sabtu (31/7/2021) tercatat satu warga Kecamatan Singkep meninggal dunia.

Kemudian pada Minggu (1/8/2021), ada satu warga Singkep dan 2 warga Lingga Utara yang meninggal dunia akibat terpapar Covid-19.

Peningkatan kasus meninggal dunia di Lingga yang hampir setiap hari, sehingga mencatat total kasus kematian sebanyak 41 orang sejak 2020 lalu.

Baca juga: HARI Ini, Pasien Covid-19 di Batam Tambah 207 Orang, 5 Meninggal Dunia

Baca juga: Soal Santunan Kematian Covid-19 di Batam, Ini Kata Kepala Dinas Sosial Hasyimah

Ada pun kasus kematian tertinggi akibat Covid-19 di Lingga berada di wilayah Kecamatan Singkep, yang saat ini berstatus zona merah.

"Ada 27 kasus meninggal yang merupakan warga Singkep," kata Wirawan, Senin (2/8/2021).

Sementara itu kasus kematian lainnya, yakni 3 kasus di Lingga, 4 Lingga Utara, 2 Senayang, 2 Singkep Barat, dan 3 kasus kematian lain di Kecamatan Singkep Pesisir.

Wirawan juga menyebutkan, masih ada tambahan kasus baru, yakni sebanyak 28 warga. Semuanya merupakan warga Singkep.

Sementara itu, kasus sembuh juga bertambah sebanyak 11 orang.

"Ada 11 warga sembuh, 3 warga Singkep, 4 warga Lingga, 2 Lingga Utara, dan 2 lagi warga Lingga Timur," sebutnya.

Wirawan merinci, kasus Covid-19 di Lingga sejak tahun 2020 sudah mencapai 1.380 kasus. Dengan rincian 194 kasus aktif, 1.145 kasus sembuh, dan 41 kasus kematian.

Setidaknya saat ini, hanya tinggal 2 wilayah yang berstatus zona merah, yakni di wilayah Singkep dan Kecamatan Senayang.

Kemudian ada 2 wilayah berstatus zona orange, yakni Kecamatan Lingga dan Singkep Pesisir.

Sedangkan 4 wilayah zona kuning, yakni Selayar, Bakung Serumpun, Lingga Timur, Lingga Utara, Singkep Selatan, dan Kecamatan Singkep Barat.

Terakhir hanya 3 wilayah yang masih zona hijau atau zero kasus, yakni Kecamatan Kepulauan Posek, Temiang Pesisir dan Katang Bidare.

Ada pun rincian kasus aktif di beberapa wilayah Lingga, antara lain:

1). 142 warga Singkep

2). 2 warga Lingga Utara

3). 6 warga Kecamatan Lingga

4). 3 warga Singkep Barat

5). 5 warga Selayar

6). 3 warga Lingga Timur

7). 19 warga Senayang

8). 5 warga Singkep Selatan

9). 1 warga Bakung Serumpun

10). 8 warga Singkep Pesisir

Wirawan terus mengimbau, agar masyarakat lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan, dengan menggunakan masker, rajin mencuci tangan dan menghindari keramaian.

“Jika mengalami demam, batuk, pilek, nyeri otot dan memiliki riwayat perjalanan dari daerah transmisi lokal ataupun memiliki riwayat kontak erat dengan pasien terkonfirmasi Covid-19, segera laporkan dan periksakan kesehatannya pada petugas kesehatan terdekat,” imbaunya.

Untuk mengatasi peningkatan kasus Covid-19 yang terus menerus, Pemerintah Kabupaten Lingga saat ini sedang menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM level 3 hingga 13 Agustus 2021 mendatang.

Di Bintan

Sementara itu di Bintan, tiga anak masing-masing usia 1,3 dan 6 tahun di Kecamatan Tambelan terpapar Covid-19.

Ketiga anak ini merupakan bagian dari penambahan 21 kasus Covid-19 di Bintan per tanggal 1 Agustus 2021.

Tiga anak terinfeksi virus corona karena kontak kontak erat dengan pasien Covid-19. Kini ketiganya sudah menjalani isolasi mandiri.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bintan dr Gama Af Isnaeni menuturkan bahwa di awal Agustus 2021 kemarin ada penambahan 21 kasus.

Jumlah itu menurutnya menurun dari jumlah kasus per harinya di atas 50 kasus, namun jumlah kasus masih naik turun.

"Dari jumlah itu ada sebanyak 3 anak-anak mulai dari usia 1, 3 dan 6 tahun. Ketiganya merupakan warga di Kecamatan Tambelan," ujarnya, Senin (2/8/2021).

Selain tiga orang itu, ada 18 pasien dewasa.

Seluruh pasien ini berasal dari Bintan Timur, Teluk Sebong, Gunung Kijang, Bintan Utara dan Tambelan.

"Seluruh pasien ini ada yang kontak erat dan ada suspek Covid-19. Semuanya kini sudah menjalani isolasi mandiri," terangnya.

Gama menambahkan, kasus Covid-19 masih tergolong tinggi di Bintan dan masih masuk zona merah.

Maka dari itu diharapkan masyarakat harus tetap disiplin dengan protokol kesehatan dengan menerapkan 5M.

Memakai masker dengan benar, menjaga jarak aman minimal 2 meter saat berinteraksi, mencuci tangan dengan sabun, menghindari kerumunan serta mengurangi mobilitas.

"Sebaiknya selama pelaksanaan PPKM, bagusnya di rumah jika tidak ada keperluan yang mendesak. Karena saat ini penularannya sangat beresiko sebab kita masuk dalam zona merah,"ungkapnya.

Gama juga mengajak kepada warga Bintan untuk tetap senantiasa menerapkan pola hidup sehat dan bersih.

"Hal ini dilakukan untuk mencegah tumbuhnya bibit penyakit," tutupnya.

(tribunbatam.id/Febriyuanda/Alfandi Simamora)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Berita Tentang Corona Kepri

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved