Selasa, 28 April 2026

Muncul Suara Misterius, Warga Ramai-ramai Bongkar Makam Wanita Hamil yang Baru Sehari Dikubur

Tiba-tiba ia mendengar suara terengah-engah terdengar dari dalam, dengan segera ia meminta bantuan pada warga.

ist
Muncul Suara Misterius, Warga Ramai-ramai Bongkar Makam Wanita Hamil yang Baru Sehari Dikubur. (Foto ilustrasi) 

TRIBUNBATAM.id - Jika berbicara ajal, siapa orang yang tahu.

Ajal menjadi misteri ilahi dan sudah menjadi ketentuan atau takdir Tuhan.

Untuk itu, kita diajarkan kebaikan-kebaikan semasa hidup.

Karena pahala atau amalan kebaikan lah bekal kita saat ajal menjemput.

Saat kematian datang, banyak orang mempercayai hal-hal yang berbau misterius.

Seperti suara misterius yang muncul dalam kubur.

Boleh percaya atau tidak, kejadian ini terjadi di kota kecil bernama la Entradad di Honduras.

Warga pun sampai beramai-ramai membongkar makam seorang wanita yang baru saja dikubur satu hari.

Wanita tersebut diketahui bernama Neysi Perez.

Neysi Perez meninggal dalam kondisi hamil 3 bulan.

Setelahnya ia di makamkan, namun sehari setelahnya, suami Perez, Rudy Gonzalez mengunjungi makam istrinya.

Baca juga: KRONOLOGI Mahasiswi Alami Kelumpuhan usai Divaksin, Sempat Muntah dan Kejang-kejang

Baca juga: Masih Ingat Selamat Sianipar? Pasien Covid-19 yang Dianiaya Warga Meninggal di RSUP Adam Malik

Tiba-tiba ia mendengar suara terengah-engah terdengar dari dalam makam beton Perez, dengan segera ia meminta bantuan pada warga.

Awalnya gadis berusia 16 tahun bernama Neysi Perez dikuburkan sehari sebelumnya.

Saat itu ia sedang hamil 3 bulan, ia mendadak jatuh dan mulutnya mengeluarkan busa.

Orangtuanya yang panik dengan kondisi perez kemudian memanggil pendeta, mereka mangira gadis ini dirasuki roh jahat.

Namun, ketika Perez akhirnya tidak sadarkan diri, orangtuanya khawatir dan membawanya ke rumah sakit.

Ketika sampai di rumah sakit, doker gagal menyelamatkan Perez dan mengumumkan kematiannya pada keluarganya.

Akhirnya Perez di bawa pulang ke rumah untuk segera dimakamkan oleh anggota keluarganya.

Setelah itu, Gonzalez dibantu warga mulai membongkar makam beton yang digunakan untuk mengubur Perez.

"Saat saya meletakkan tangan saya di makamnya, saya bisa mendengar suara-suara di dalamnya." kata Gonzalez

"Saya mendengar ketukan, lalu saya mendengar suara. Dia berteriak minta tolong," tambah Gonzalez.

Warga mengeluarkan Neysi Perez dari dalam peti
Warga mengeluarkan Neysi Perez dari dalam peti (Intisari online)

Anggota keluarga beserta warga mati-matian membongkar makam tersebut, setelah berhasil mengeluarkan peti mati tersebut, Perez dan peti matinya diangkut dengan truk.

"Sudah satu hari sejak kami menguburnya. Saya tidak bisa mempercayainya. Saya sangat gembira, penuh harapan." kenang Gonzalez.

Lalu, mereka membawa peti mati yang berisi jenzah Perez ke rumah sakit terdekat di San Pedro Sula dan segera di periksa oleh dr Claudia Lopez.

"Seluruh keluarga bergegas masuk, hampir mendobrak pintu, membawa gadis itu di petinya." kata dr Claudia Lopez.

Meskipun ada upaya untuk menyadarkannya, semua tes yang dilakukan oleh dokter menunjukkan bahwa dia telah mati secara klinis.

Neysi Perez dikeluarkan dari liang lahat
Neysi Perez dikeluarkan dari liang lahat (theintelroom.blogspot.com)

Perez kemudian dikembalikan ke kuburan dan dimakamkan kembali di makam yang sama.

"Setelah kami membawanya keluar dari makam, saya meletakkan tangan saya di tubuhnya. Dia masih hangat, dan saya merasakan detak jantung yang lemah," kata sepupunya, Carolina Perez.

Maria Gutierrez, sang ibu sangat yakin putrinya dikubur hidup-hidup dan menyalahkan para dokter karena mengumumkan kematiannya terlalu cepat.

Dokter percaya bahwa serangan panik sementara menghentikan jantung Perez.

Beberapa berhipotesis juga mengatakan bahwa dia telah mengalami serangan cataplexy, yaitu hilangnya fungsi otot secara tiba-tiba karena tekanan atau ketakutan yang ekstrim.

(*)

Sumber: Grid.id

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved