Jumat, 1 Mei 2026

HUMAN INTEREST

Yunda Sisca, Gadis di Batam Bantu Pria Tunawicara Kelaparan Hingga Viral di Medsos

Aksi Yunda Sisca membantu sesama rupanya bukan yang pertama kali ia lakukan. Bagaimana kisah selengkapnya?

Tayang: | Diperbarui:
TribunBatam.id/Istimewa
Yunda Sisca, gadis di Batam yang membantu pria tunawicara kelaparan viral di media sosial. Aksi sosialnya menuai simpati warga. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Aksi Yunda Sisca yang mengajak seorang pria tunawicara di Batam bernama Jamhur mengundang simpati sejumlah pihak.

Aksinya pun viral di media sosial.

Gadis kelahiran Tanjung Batu, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri ini memutuskan untuk membagikan pengalamannya itu media sosial.

Tujuannya, untuk menggalang donasi untuk meringankan beban pria tersebut.

Content Creator kelahiran 23 Juni 2000 ini begitu dikenal di lini masa.

Meski begitu, kondis tersebut tak membuat dirinya menjadi sosok yang angkuh.

Jumlah pengikut di media sosialnya yang terbilang banyak itu, ia manfaatkan untuk menggalang dana yang nantinya ia salurkan kepada orang yang membutuhkan.

Unggahan video TikTok Yunda Sisca yang viral itu berisi ketika ia bertemu seorang pria paruh baya di jalan saat pulang kerja.

Pria yang diketahui bernama Jamhur itu terlihat lemas menahan lapar.

Tak sampai hati melihat sosok pria tunawicara tersebut, ia memutuskan untuk mengajak Jamhur makan disebuah warung dengan membonceng Jamhur menggunakan sepeda motor miliknya.

"Saat pulang kerja, Yunda lihat di seberang jalan ada bapak-bapak tua yang mimiknya sedih.

Tak tega, Yunda samperin, tapi sayangnya karena PPKM Level IV, Yunda harus putar jauh untuk bisa temui bapak itu," jelas Yunda kepada TribunBatam.id.

Sesampainya di warung bersama Jamhur, ia memutuskan untuk memesan salah satu menu berdasarkan arah jari Jamhur saat menunjuk gambar makanan pada buku menu.

Di sini menurutnya momen yang membuatnya sedih.

Mata Jamhur berkaca-kaca. Yunda Sisca pun teringat dengan orang tuanya.

Baca juga: 8.000 Paket Beras Bantuan PPKM Level IV di Batam Segera Dibagikan

Baca juga: Warga Pertanyakan Kriteria Bantuan Beras PPKM di Bintan

Aksi galang donasi untuk Jamhur pun berbuah manis.

Saat ini sudah terkumpul uang beberapa juta Rupiah untuk membantu meringankan pria dengan kebutuhan khusus ini.

"Rencananya akan buka donasi sampai satu minggu. Alhamdulillah sudah terkumpul beberapa juta Rupiah," ujarnya.

Aksi dermawan yang Yunda Sisca lakukan itu rupanya bukan yang pertama.

Sebelumnya, ia juga pernah menolong korban kecelakaan hingga menyebabkan kakinya terluka parah.

Saat itu, kaki si bapak sudah dalam keadaan parah karena kecelakaan antar sepeda motor.

Yunda yang saat itu mau ujian di tempat kuliahnya terketuk hingga memutuskan untuk membawa korban ke rumah sakit.

Menurutnya, dalam insiden kecelakaan yang ia saksikan bersama temannya tersebut, tidak ada satupun warga setempat yang mencoba membantu korban.

Kejadian yang terjadi didepan matanya tersebut tentu semakin menyayat hatinya.

Tanpa pikir panjang, ia bersama temannya memutuskan untuk membawa korban ke sebuah rumah sakit.

Baca juga: GADIS BATAM VIRAL! Pria Tunawicara Berkaca-kaca Diajak Makan Mahasiswi Universitas Ibnu Sina

Ia memilih untuk mendahului menolong korban dan mengikuti ujian susulan di kampusnya.

"Geram juga karena saat itu tidak ada yang membantu malah justru pada klakson," tuturnya geram.

Sesampainya di rumah sakit, ternyata korban memiliki keterbatasan biaya untuk membayar biaya operasi dan perawatan selama di rumah sakit.

Lagi-lagi, Yunda membagikan cerita tersebut ke media sosialnya dan berinisiatif menggalang dana untuk korban kecelakaan tersebut.

"Alhamdulillah terkumpul Rp 108 juta. Uangnya dipakai untuk membayar biaya operasinya dan juga merenovasi rumah korban dengan membuatkannya 2 kamar.

Satu kamar untuk keluarga beliau. Satu kamar lagi dirancang untuk disewakan.

Karena dengan kondisi kaki Beliau yang sudah tidak normal seperti biasa lagi.

Paling tidak, Beliau masih bisa mencari uang lewat kos-kosan tersebut," jelasnya.

Tindakan gadis kelahiran Tanjung Batu yang merupakan adik kandung Yusi Fadila ini dapat dicontoh oleh orang lain karena memiliki jiwa dermawan tinggi.

Baca juga: Kapan Pendaftaran Lanjutan Bantuan UMKM Buka? Ini Jawaban Dinas UMKM Batam

"Saya ingat apa yang guru saya pernah bilang, kalau kita berbuat kebaikan, kebaikan itu akan kembali ke diri kita atau ke keluarga.

Jadi saat melihat sosok yang membutuhkan, spontan ingat sama keluarga dirumah.

Bagaimana kalau seandainya ini terjadi kepada keluarga saya sendiri dan tidak ada yang menolong? Prinsip itulah yang Yunda pegang sampai sekarang," ucapnya.

Selain suka menolong, ia juga merupakan sosok entrepreneur muda.

Meski usianya terbilang muda, ia telah membangun bisnis keluarga dibidang travel yang dikenal dengan Traveler Kepri @travelerkepri.

Travel tersebut cukup sukses dan memiliki banyak pengikut dan menjadi agen travel pioner di Batam dalam mengadakan paket tour yang sangat menarik pengunjung.(TRIBUNBATAM.id/Rebekha Ashari Diana Putri)

Baca Juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Berita Tentang Human Interest Story

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved