Breaking News:

Gubernur Kepri Ansar Ahmad Gesa Penyerapan Belanja APBD, Gerakkan Ekonomi Masyarakat

Gubernur H. Ansar Ahmad terus menggesa realisasi APBD Kepri tahun 2021 agar dapat dimanfaatkan dalam pembangunan Provinsi Kepulauan Riau.

Penulis: Renhard Patrecia Sibagariang | Editor: Agus Tri Harsanto
Ist
Gubernur Ansar Pimpin Rapat Evaluasi Kegiatan Pembangunan 

TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad terus menggesa realisasi APBD Kepri tahun 2021 agar dapat dimanfaatkan dalam pembangunan Provinsi Kepulauan Riau.

Dirinya mengatakan kebijakan belanja pada APBD Kepri diselaraskan dengan kebijakan nasional yang diarahkan untuk melanjutkan penguatan langkah penanganan pandemi dan pemulihan ekonomi Kepri, melanjutkan kebijakan di tahun 2020.

"Dalam situasi Covid ini, belanja pemerintah menjadi perhatian untuk pergerakan ekonomi di masyarakat, jadi kita memang harus bekerja cepat," ucap Gubernur Ansar saat memimpin Rapat Evaluasi Kegiatan Pembangunan di Aula Wan Seri Beni, Dompak, Tanjungpinang, Senin (1/8).

Pada rapat yang dihadiri oleh seluruh kepala OPD di lingkungan Pemprov Kepri ini, Gubernur Ansar mendorong jajarannya untuk terus mengejar target-target yang telah ditetapkan.

"Di triwulan ketiga ini kita terus mengupayakan percepatan dalam penyerapannya termasuk realisasi penanggulangan Covid-19, perlindungan sosial, dan pemulihan ekonomi," tegas Gubernur Kepri Ansar Ahmad.

Di tingkat nasional, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau berada di peringkat kedua belas untuk realisasi belanja daerah.

Data tersebut merupakan data per tanggal 9 Juli yang dilansir dari Ditjen Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri.

Gubernur Ansar melanjutkan, dalam rangka pemulihan ekonomi nasional akibat bencana pandemi covid-19, Pemerintah telah melakukan upaya pemulihan ekonomi nasional melalui berbagai program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang dimulai dari tahun 2020 dan dilanjutkan kebijakannya di tahun 2021, diantaranya Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai, Bantuan Sosial Tunai, Kartu Prakerja, Insentif bagi Tenaga Kesehatan, Klaim pasien dan Rumah Sakit serta Program Padat Karya.

" Saya terus mengawal APBD Kepri agar misi dan program- program pemerintah di Provinsi Kepri dapat terlaksana dengan baik, serta memberikan kontribusi bagi pemulihan ekonomi Kepri," ujar Gubernur Ansar Ahmad.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Kepri, Teguh Dwi Nugroho mengatakan peran APBN begitu kuat untuk menahan kontraksi ekonomi yang lebih dalam akibat tekanan pandemi Covid-19.

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved