Breaking News:

Tenan DC Mall Curhat ke DPRD Kota Batam, Penghasilan Morat-marit Dampak Mal tak Buka

Kebijakan menutup sementara operasional pusat perbelanjaan selama PPKM tersebut dikeluhkan oleh para tenan pusat perbelanjaan.

Penulis: | Editor: Rimna Sari Bangun
TRIBUNBATAM.id/REBEKHA
Suasana Diamond Swalayan yang buka saat pemberlakuan PPKM di Kota Batam 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Pemerintah baru-baru ini memutuskan untuk memperpanjang penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 di beberapa daerah termasuk Kota Batam.

Selama PPKM Level 4 tersebut, seluruh pusat perbelanjaan (mal) yang tersebar di Kota Batam harus ditutup sementara kecuali swalayan, apotek serta sektor tertentu saja yang diperbolehkan buka. 

Kebijakan menutup sementara operasional pusat perbelanjaan selama PPKM tersebut dikeluhkan oleh para tenan (pemilik toko) pusat perbelanjaan.

Dengan diperpanjangnya pemberlakuan tersebut, memberikan pukulan keras terhadap usaha mereka.

Para tenan DC Mall berinisiatif untuk menyambangi kantor DPRD Kota Batam dengan harapan keluhan mereka segera ditanggapi.

Baca juga: Pecinta Kuliner Batam Kini Bisa Cicipi Camilan Viral Croffle, Ada Cocolan Cokelatnya Lho

''Hari ini jam 10.00 WIBkami akan menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi II DPRD Kota Batam. Kami mendesak agar mall dapat segera buka seperti biasanya mengingat pasar dan kafe bahkan tempat hiburan malam beroperasi seperti biasanya," papar Yuna selaku Perwakilan Ikatan Pedagang DC Mall

Ia meyakini bahwa para pemilik tenan di pusat perbelanjaan lainnya turut mengalami hal serupa.

Hanya, lanjutnya, dampak yang dirasa oleh pemilik tenan DC Mall kian parah sebab pedagang selama ini hidup bertumpu dari hasil penjualan harian.

"Kami rasa mall lebih menjalankan protokol kesehatan daripada tempat-tempat lainnya yang dipadati pengunjung seperti pasar.

Bahkan vaksinasi massal justru menimbulkan krumunan saja diizinkan berjalan, mengapa kami tidak," tuturnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa pihaknya sangat menantikan respon pemerintah dan berharap pemerintah dapat menyediakan lahan atau lokasi tertentu sebagai alternatif agar pedagang atau pemilik tenan dapat berjualan dan melanjutkan hidup.

Mengetahui aksi yang akan dilakukan oleh para pemilik tenan tersebut, pihak pengelola DC Mall berharap agar keluhan para tenannya tersebut dapat segera didengar oleh pemerintah.

"Ini suara hati para pedagang. Kami tidak boleh melarang, apalagi ini dampaknya sangat luar biasa. Jika sudah berkaitan dengan perut rakyat pasti semua akan bersuara," tutur Eddy selaku pihak pengelola DC Mall Batam. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved