Breaking News:

Nasib Kapolda Sumsel Irjen Eko yang Diperiksa Mabes Polri Buntut Donasi Akidi Tio

Propam dan Tim Itwasum Mabes Polri memeriksa secara internal Kapolda Sumsel tersebut.

Editor: Aminudin
DOK. HUMAS POLDA SUMSEL
Foto Dok - Kapolda Sumsel Irjen Pol Eko Indra Heri, bersama Gubernur Sumsel Herman Deru menerima secara simbolis bantuan sebesar Rp 2 triliun dari keluarga pengusaha asal Langsa, Aceh Timur, Almarhum Akidi Tio untuk dana penanganan Covid-19, Senin (26/7/2021). 

TRIBUNBATAM.id, JAKARTA - Tim Itwasum dan Propam Mabes Polri diturunkan memeriksa Kapolda Sumatera Selatan Irjen Eko Indra Heri.

Ini adalah kali pertama Eko Indra Heri berurusan dengan Propam.

Propam dan Tim Itwasum Mabes Polri memeriksa secara internal Kapolda Sumsel tersebut.

Berdasarkan informasi dihimpun, Eko Indra Heri diperiksa buntut kasus donasi Rp 2 Triliun keluarga pengusaha almarhum Akidi Tio.

Donasi Rp 2 Triliun tersebut telah membuat heboh publik se-Indonesia.

"Berkaitan dengan Kapolda Sumsel, ini dari Mabes Polri sudah menurunkan tim internal yaitu dari Irsus, Itwasum Mabes Polri dan dari Paminal Div Propam Polri," kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono, Rabu (4/8/2021).

Baca juga: Kapolda Sumsel Diperiksa Propam Mabes Polri Buntut Sumbangan Rp 2 Triliun Akidi Tio Tak Cair

Dilansir dari Tribun Sumsel, Argo mengatakan, tim internal akan menggali terkait kejelasan kasus dana hibah tersebut.

"Tentunya ingin melihat kejelasannya seperti apa, kasusnya bagaimana dan itu adalah ranah daripada klarifikasi internal. Kita tunggu saja hasil daripada kegiatan penyelidikan dan pemeriksaan internal dari Mabes Polri," jelasnya.

Namun berdasarkan pemeriksaan sementara, Polda Sumsel sempat telah menerima Bilyet Giro (BG) yang diberikan keluarga Alm Akidi Tio pada 29 Juli 2021 lalu.

BG itu kemudian coba dicairkan oleh pihak penyidik.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved