Minggu, 12 April 2026

CORONA KEPRI

Upaya Pemprov Kepri Tekan Penyebaran Virus Corona Demi Pemulihan Ekonomi

Berbagai cara diupayakan Pemprov Kepri untuk menekan laju penyebaran covid-19 di Kepri.

Penulis: Endra Kaputra | Editor: Septyan Mulia Rohman
TribunBatam.id/Istimewa
COVID-19 DI KEPRI - Juru bicara Satgas Penanganan Covid 19 Kepri, dr Tjetjep Yudiana, Minggu (9/5/2021). 

KEPRI, TRIBUNBATAM.id - Pemerintah Provinsi Kepri atau Pemprov Kepri berjuang sekuat tenaga untuk meminimalisir penyebaran covid-19 di Kepri.

Sebagai perpanjangan tangan Pemerintah Pusat, Pemprov Kepri dianggap berhasil dalam mensukseskan setiap program pemerintah pusat di daerah.

Jubir Tim Percepatan dan Penanganan Covid -19 Kepri, Tjetjep Yudiana mengatakan, jika Pemprov Kepri bersama Pemerintah kabupaten dan kota, TNI, Polri, Forkopimda serta organisasi kemasyarakatan yang ada, sejak awal sudah membangun komitnen ingin membentuk hard imun secara collective di Kepri.

Karena berkali-kali pula dikatakan oleh Gubernur Kepri Ansar Ahmad bahwa hanya dengan membentuk imunitas collective lah upaya pemulihan ekonomi di Kepri baru bisa dimulai.

"Bersama TNI, Polri, Forkopimda serta Pemerintah kabupaten dan kota kita sudah melakukan semua upaya untuk menekan perkembangan covid-19 di Kepri," kata Tjetjep, Kamis (8/5/2021).

Secara rinci, upaya yang sudah dilakukan pemerintah Provinsi Kepri, melanjutkan program pemerintah pusat dalam menekan penyebaran covid-19 di Kepri diawali dengan program vaksinasi.

Gubernur Kepri Ansar Ahmad
Gubernur Kepri Ansar Ahmad (TribunBatam.id/Istimewa)

Mula-mula dengan menyuntik vaksin kepada para tenaga kesehatan dan dokter, karena tenaga kesehatan dan dokter adalah profesi yang paling rentan tertular COVID-19 mengingat hari-hari bersentuhan langsung dengan pasien.

Setelah vaksinasi untuk nakes dan dokter, dilanjutkan lagi vaksinasi untuk TNI dan Polri, kemudian kepada para pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN), pegawai dilingkungan FKPD dan kemudian masyarakat umum.

Masih soal program vaksinasi tidak hanya sampai disitu.

Guna menggesa agar bisa segera dibuka kembali objek-objek wisata yang berada di Batam dan Bintan, Gubernur Kepri meminta kepada Pemerintah pusat untuk mengirim tambahan vaksin untuk para petugas pariwisata yang ada di Batam dan Bintan.

"Program vaksin di Kepri berjalan sesuai rencana.

Semua elemen masyarakat sudah kita berikan vaksin.

Terbukti program vaksinasi Kepri terbaik ke-3 setelah Bali dan DKI Jakarta," terang Tjetjep yang juga mantan kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepri ini.

Baca juga: Kejati dan Pemprov Kepri Gelar Vaksinasi Corona Hingga 8 Agustus 2021

Baca juga: Pemprov Kepri Buat Prestasi, Raih Penghargaan Pelopor Provinsi Layak Anak

VAKSINASI CORONA DI KEPRI - Gubernur Kepri Ansar Ahmad saat memantau pelaksanaan vaksinisasi perdana terhadap anak usia 12-17 tahun di Kantor Kecamatan Gunung Kijang, Bintan, Jumat (2/7/2021).
VAKSINASI CORONA DI KEPRI - Gubernur Kepri Ansar Ahmad saat memantau pelaksanaan vaksinisasi perdana terhadap anak usia 12-17 tahun di Kantor Kecamatan Gunung Kijang, Bintan, Jumat (2/7/2021). (TribunBatam.id/Alfandi Simamora)

Apa yang disampaikan Tjetjep termasuk pemberian vaksin kepada ibu hamil dan ibu meyusui serta para remaja dengan batas usia 12-17 tahun yang pencanangannya dilakukan Gubernur di Kabipaten Natuna.

"Hari ini kita melanjutkan pemberian vaksin kepada para pra lansia dan lansia.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved