Senin, 20 April 2026

Danau Matano, Danau Terdalam di Indonesia Terdapat Spesies Ikan Purba

Danau Matano merupakan danau terdalam di Indonesia. Danau Matano berlokasi di Sulawesi Selatan dengan kedalaman 590 meter

instagram/kemenpupr
Danau Matano merupakan danau terdalam di Indonesia 

TRIBUNBATAM.id - Tahukah kamu jika danau terdalam di Indonesia bukanlah Danau Toba.

Akun instagram Kemenpupr, Jumat (6/8/2021) menuliskan danau terdalam di Indonesia dalah Dana Matano di Sowowako, Sulawesi Selatan.

Bahkan Danau Matano merupakan danau terdalam di Asia Tenggara.

Kedalaman Danau Matano mencapai 590 meter.

Kawasan Danau Matano merupakan kawasan konservasi yang dimanfaatkan untuk pariwisata dan rekreasi alam.

Danau ini juga merupakan habitat bagi beberapa spesies fauna dan flora endemik.

Danau Matano masuk ke dalam 15 danau prioritas yang akan direvitalisasi secara bertahap oleh Kementerian PUPR.

Revitalisasi danau bertujuan untuk mengembalikan fungsi alami danau sebagai tampungan air melalui pengerukan sedimen, pembersihan gulma air/eceng gondok, pembuatan tanggul, termasuk penataan di kawasan daerah aliran sungai.

Baca juga: Desa di Bawah Danau Ini Tersembunyi Selama 70 Tahun, Begini Penampakannya

Danau Matano di Sulawesi Selatan menyandang predikat danau terdalam di Indonesia.

Worldatlas.com menempatkan Danau Matano sebagai danau terdalam ke-12 di dunia dengan kedalaman 1936 kaki atau 590 meter. 40 meter lebih dalam dibandingkan dengan Danau Toba.

Ada banyak hal menarik mengenai danau yang memiliki gua tengkorak serta ikan purba di dalamnya tersebut. Kisah tersebut diceritakan oleh Husain di Kompas.com dalam artikel berjudul "Ikan Purba dan Gua Tengkorak di Danau Matano". Berikut ini kisah yang dibagikan oleh Husain.

Danau Matano adalah satu dari tiga danau yang ada di Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan.

Lokasi ini banyak menyimpan cerita sejarah dan juga daya tarik akan keindahan panorama alam.

Di Danau Matano terdapat gua bawah air serta dihuni ikan purba.

Setelah menempuh perjalanan selama satu jam dari Pusat Kabupaten Luwu Timur, tepatnya di Kecamatan Malili, dengan menggunakan kendaraan angkutan umum yang jarak tempuhnya berkisar 60 km, saya pun tiba di dermaga penyeberangan perahu Sorowako di Kecamatan Nuha.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved