CORONA KEPRI
Capaian Vaksinasi Corona di Kepri Dosis Dua Baru 20 Persen
Capaian vaksinasi corona di Kepri dosis dua yang baru 20 persen jadi atensi Pemprov Kepri.
KEPRI, TRIBUNBATAM.id - Capaian vaksinasi corona di Kepri dosis dua diketahui baru 20 persen.
Pemprov Kepri pun mengambil langkah untuk mengejar ketertinggalan capaian itu.
Dengan alokasi stok vaksin covid-19 yang ada, sebanyak 80 persen akan digunakan untuk vaksinasi dosis kedua.
Sementara 20 persen lainnya untuk vaksinasi dosis pertama.
Peluncuran vaksinasi corona di Kepri dosis kedua secara resmi dibuka oleh Gubernur Kepri Ansar Ahmad di restoran Puas Hati, Batam Center, Kota Batam, Minggu (8/8/2021).
Kegiatan vaksinasi yang dimulai sejak pukul 8:00 WIB ini difasilitasi oleh Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kepri.
Ansar mengakui, pelaksanaan vaksinasi dosis kedua memang sudah sejak jauh hari dilakukan.
Namun kegiatan peluncuran baru diselenggarakan kali ini guna mendorong kabupaten/kota untuk menggesa pelaksanaan vaksinasi dosis kedua di wilayahnya.
"Kami meluncurkan kegiatan ini agar vaksinasi dosis dua menjadi gerakan yang masif di Kepri," ungkap Ansar.
Gubernur Kepri Ansar Ahmad, mengatakan, saat ini Kepri menempati posisi pertama di antara wilayah luar pulau Jawa dan Bali yang paling banyak menuntaskan sasaran target vaksinasi.
Vaksinasi di Kepri untuk usia di atas 18 tahun saat ini mencapai 68,44 persen
Sedangkan untuk usia anak 12-17 tahun sudah 36,70 persen," ujar Ansar.
Dengan capaian vaksinasi sebesar itu, kini Kepri pun menjadi provinsi ketiga yang terbanyak menuntaskan program vaksinasi di seluruh Indonesia, setelah DKI Jakarta dan Bali.
Di samping itu, capaian vaksinasi anak juga terbilang lebih tinggi dibandingkan capaian nasional yang baru sebesar 10 persen.
Baca juga: Vaksinasi Corona di Batam, Polsek Bengkong Data Calon Penerima Vaksin lewat Kelurahan
Baca juga: Vaksinasi Corona di Natuna Dilanjutkan, Warga Padati Gedung Seri Serindit
Sebelumnya, Pemprov Kepri bersama Forkopimda Kepri menargetkan vaksinasi sudah tercapai 100 persen pada 17 Agustus 2021 mendatang.
Dengan kinerja tenaga kesehatan dan vaksinator yang ada, taget ini besar kemungkinan dapat tercapai.
Akan tetapi, menurut Ansar, pemenuhan target tersebut juga bergantung pada jumlah pasokan stok vaksin yang diterima provinsi dari Pemerintah Pusat.
Saat ini, stok vaksin dari pusat masih dikirimkan secara bertahap.
"Hampir setiap hari saya berkirim surat dengan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, dan Kementerian Kesehatan, untuk meminta dikirim lebih banyak dosis vaksin.
Alhamdulillah sekarang stok vaksin sudah mulai lancar, walaupun masih bertahap," jelas Ansar.
Pemerintah Pusat, dalam hal ini Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, dan Kementerian Kesehatan juga menggesa Pemprov Kepri untuk memvaksin 50.000 orang dalam sehari.
Ansar mengakui target itu melebihi kapasitas yang dapat dikerjakan provinsi.
"Saya bilang, pak kemampuan kami hanya 40.000 per hari.
Baca juga: 400 Ibu Hamil Jadi Target Vaksinasi Corona di Lingga, Ini Sederet Syaratnya
Baca juga: Vaksinasi Corona di Batam, Polsek Nongsa juga Terapkan Wajib Tes Antigen ke Warga
Tetapi jika vaksin lancar, dan juga sekarang kan sudah ada vaksinasi untuk anak-anak, jadi insyaallah yang 50.000 sehari itu akan kami kejar," tegas Ansar.
Maka dari itu, Ansar turut meminta masyarakat untuk bekerja sama dengan pemerintah dalam menyukseskan program vaksinasi ini.
Ia mengimbau masyarakat lansia untuk menerima vaksin covid-19.
Menurut data Satgas Covid-19, kebanyakan pasien Covid-19 yang meninggal dunia berasal dari kalangan lansia dengan komorbid.
Selain itu, Ansar juga mengapresiasi pihak-pihak yang membantu pemerintah dalam menyelenggarakan kegiatan vaksinasi, seperti yang dilakukan Apindo Kepri.
"Kami sangat mengapresiasi, saat ini Apindo Kepri sudah membantu pemerintah memvaksinasi 110.000 masyarakat Kepri, khususnya yang ada di Batam," tambah Ansar.(TRIBUNBATAM.id/Hening Sekar Utami)
Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google
Berita Tentang Corona Kepri
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/peluncura-vaksinasi-corona-di-kepri-dosis-dua.jpg)