Breaking News:

Pertamina Kini Kuasai Blok Rokan Setelah Nyaris Seabad Dikelola Chevron  

Blok Rokan ditemukan pada 1941 oleh Chevron perusahaan asal Amerika Serikat (AS), yang kemudian pertama kali diproduksikan pada 1951.

Editor: Rimna Sari Bangun
TribunBatam.id/Istimewa
Ilustrasi. PT PGN memberi dukungan kepada Pertamina agar proses transisi pengelolaan Blok Rokan berjalan lancar. 

TRIBUNBATAM.id, JAKARTA - Pengelolaan Blok Rokan resmi berpindah tangan.

PT Chevron Pasific Indonesia (CPI) Minggu malam resmi mengakhiri sejarah panjang pengelolaan lapangan minyak bumi selama hampir satu abad di wilayah kerja Rokan, Provinsi Riau.

PT Pertamina (Persero) melalui anak usahanya Pertamina Hulu Rokan (PHR) resmi mengelola wilayah kerja (WK) Rokan atau Blok Rokan, Riau, sejak Senin (9/8/2021) pukul 00.01 WIB. 

Blok Rokan ditemukan pada 1941 oleh Chevron perusahaan asal Amerika Serikat (AS), yang kemudian pertama kali diproduksikan pada 1951.

Artinya, Pertamina kini mengelola Blok Rokan yang selama 80 tahun telah dikelola oleh perusahaan asing.

Baca juga: Singapura Siap Hidup Berdampingan dengan Endemik Covid-19 Mulai Besok (10/8): Bisnis Kembali Buka

Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati mengatakan, pengelolaan WK Rokan oleh Pertamina menjelang hari Kemerdekaan Republik Indonesia, merupakan kebanggaan bagi perseroan dan bangsa Indonesia, serta wujud dukungan dari segenap bangsa Indonesia sehingga alih kelola berjalan dengan baik.

CEO dan Presiden Direktur PT Pertamina, Nicke Widyawati
CEO dan Presiden Direktur PT Pertamina, Nicke Widyawati (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

Untuk memastikan kelancaran proses alih kelola, kata Nicke, Pertamina melalui PHR juga telah membentuk tim transisi yang bertugas memastikan kelancaran  operasi, terutama di aspek

subsurface, operasi produksi, project and facility engineering, operasi K3LL, hingga ke aspek sumber daya manusia, finansial , komersial, asset supply chain management serta IT. 

“Hal yang tidak kalah penting dalam proses alih kelola ini, kami mengingatkan kembali mengenai high risk pengelolaan usaha migas, tidak hanya proses kehandalan tapi aspek HSSE (Health, Safety, Security and Environment) tetap menjadi perhatian kita semua,” kata Nicke, Minggu (8/8/2021) malam

Kepada seluruh manajemen dan pekerja PHR, Nicke berpesan agar terus fokus menjalankan amanah dari pemerintah untuk memberikan yang terbaik bagi negara, masyarakat dan bangsa melalui pengelolaan Blok Rokan agar dapat mewujudkan kemandirian dan kedaulatan energi Indonesia.

Baca juga: SIMAK Lowongan Kerja bagi Lulusan D3 dan S1 di Anak Usaha Pelindo III, Ini Syaratnya

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved