Breaking News:

INFO CUACA KEPRI

Warga Pulau Bintan Waspada, BMKG Prediksi Hujan Pagi-Siang Hari Hingga 11 Agustus 2021

BMKG memprediksi kondisi cuaca Pulau Bintan untuk tiga hari kedepan sejak hari ini, Senin (9/8/2021).

TribunBatam.id/Endra Kaputra
Hujan di Tanjungpinang, Provinsi Kepri, Selasa (29/3/2021). BMKG memprediksi potensi hujan pada pagi dan siang hari di Pulau Bintan sejak Senin (9/8/2021). 

KEPRI, TRIBUNBATAM.id - Warga Pulau Bintan, Provinsi Kepri diminta mewaspadai kondisi cuaca.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Raja Haji Fisabilillah (RHF) Tanjungpinang memperediksi akan adanya potensi hujan pada pagi dan siang hari untuk tiga hari kedepan terhitung hari ini, Senin (9/8/2021).

Analisis dinamika Suhu muka laut (Sea Surface Temperature atau SST) per tanggal 07 Agustus 2021 di sekitar perairan Kepulauan Riau khususnya di perairan Pulau Bintan umumnya masih dalam kondisi yang hangat berkisar antara 29-30°C.

Sementara anomali SST di wilayah perairan Kepulauan Riau cenderung bersifat positif yang bernilai antara 0.5 s.d.+2.0°C

"Indeks Dipole Mode (DMI) terupdate juga masih bernilai -0.69 yang menunjukkan kondisi negatif, dan diprakirakan akan kembali netral dan berlangsung hingga Januari 2022.

Kondisi ini cukup berpengaruh terhadap peningkatan aktivitas konveksi di wilayah Indonesia bagian barat," kata Prakirawan BMKG Tanjungpinang, Miranda Putri Permatasari dalam keterangan yang diterima TribunBatam.id, Senin, (9/8/2021).

CUACA KEPRI - Hujan di Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepri, Rabu (4/8/2021). BMKG Batam memprediksi hujan hingga pagi dan siang hari.
CUACA KEPRI - Hujan di Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepri, Rabu (4/8/2021). BMKG Batam memprediksi hujan hingga pagi dan siang hari. (TribunBatam.id/Endra Kaputra)

Analisis per tanggal 07 Agustus 2021 menunjukkan MJO berada di fase tidak aktif.

Sehingga tidak berpengaruh terhadap peningkatan distribusi awan-awan konvektif penghasil hujan di wilayah Indonesia, terutama bagian barat.

"Angin Monsun Australia diprakirakan masih mendominasi sebagian besar wilayah Indonesia bagian selatan hingga dasarian III Agustus 2021.

Hal ini ditunjukkan dengan aliran massa udara di wilayah Indonesia yang masih didominasi angin timuran.

Pola siklonal diprediksi terbentuk di wilayah barat Sumatera," terangnya.

Analisa kelembapan udara relatif (relative humidity) pada dasarian I Agustus 2021 dilapisan permukaan umumnya di atas 80 % dan terjadi hingga Dasarian III Agustus.

Kelembapan udara relatif pada lapisan 850 mb umumnya dipredikisi berkisar antara 50-85% hingga Dasarian III Agustus.

Baca juga: Dampak Cuaca Ekstrem Natuna, Harga Bilis Melonjak Tembus Rp 100 Ribu per Kilogram

Baca juga: Cuaca Ekstrem Natuna, Dua Tiang Listrik di Ranai Tumbang, PLN Terkendala Alat Berat

Prajurit TNI AL KRI Halasan-630 menyelamatkan bagan nelayan Kecamatan Pulau Tiga yang nyaris hilang di laut akibat cuaca ekstrem, Kamis (29/7).
Prajurit TNI AL KRI Halasan-630 menyelamatkan bagan nelayan Kecamatan Pulau Tiga yang nyaris hilang di laut akibat cuaca ekstrem, Kamis (29/7). (TribunBatam.id/Istimewa)

Kelembapan udara relatif pada lapisan 700 mb diprediksi umumnya berkisar antara 40-85% hingga Dasarian III Agustus.

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved