Kamis, 21 Mei 2026

Cerita Sukses Warga Indonesia Jualan Martabak di Amerika, Dagangannya Kini Diburu Bule

Donny Kairupan, diaspora Indonesia, berkolaborasi dengan Patty, diaspora dari Taiwan yang pernah bekerja di industri fesyen, untuk mengembangkan bisni

Tayang:
Editor: Eko Setiawan
(VOA INDONESIA)
Martabak manis mini dengan berbagai pugasan (topping) buatan Papadon di Astoria, Queens, New York. 

Lokasi kafe Papadon di area Astoria, Queens, berdampingan dengan berbagai bisnis kuliner lain dari berbagai bangsa. Selain martabak, kafe ini juga menawarkan minuman segar. Perpaduan minuman segar dan martabak manis menjadi strategi yang pas untuk memikat para pencinta kuliner di area ini.

Saat pandemi virus corona melanda Kota New York, Papadon turut berpartisipasi mendukung komunitas dengan menyumbangkan martabak manis gratis kepada para petugas medis di rumah sakit setempat.

Antusiasme warga

Para warga setempat sangat antusias dengan adanya kafe Papadon di daerah mereka. Tanggapan dari mereka mengenai makanan dan minuman di Papadon sangat positif.

Will, warga New York, rela bersepeda selama 40 menit dari rumahnya hanya untuk datang ke kafe Papadon. 

“Ini menarik sekali. Saya pernah coba minumannya dan rasanya enak sekali. Hari ini saya memesan rasa baru. Saya lagi menunggu untuk mencobanya,” ungkapnya.

Pengunjung lainnya, Lena, yang datang bersama dengan anaknya, terlihat menikmati martabak manis untuk pertama kalinya.

“Di dalam martabak manis ini banyak sekali isiannya, ada cokelat dan kacang. Semuanya adalah makanan favorit saya," ujar Lena.

Dua warga Astoria, Paul Ianniello dan Jeff Johnson, juga sangat suka dengan martabak manis. Mereka awalnya tertarik menjajal martabak manis karena melihat kerumunan orang di Papadon yang hanya berjarak beberapa blok dari rumah mereka.

“Ini luar biasa dan sangat enak. Teksturnya lembut dan seperti kue. Rasanya benar-benar enak sekali,” kata mereka. 

Dr Arifi Saiman, Konsul Jenderal Republik Indonesia di New York, hadir dalam acara pembukaan kafe Papadon untuk mengungkapkan dukungannya atas pembukaan bisnis kuliner Indonesia ini.

“Semoga langkah ini akan mendorong para pebisnis Indonesia yang ada di sini untuk dapat berkembang seperti yang sekarang kita rasakan dengan Papadon ini,” ungkap beliau.

Donny berharap lebih banyak lagi warga New York yang dapat mencoba martabak manis Papadon yang terletak di Astoria, Queens.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "WNI Jual Martabak Terang Bulan di New York, Laris Manis Diserbu Pembeli"

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved